Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG pemuda asal Sumatra Utara Muhammad Ja'far Hasibuan berhasil membawa pulang medali emas dari ajang World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) di Shanghai China pada 19-21 April lalu.
Ja'far yang tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Rabu (24/4) langsung disambut oleh Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Wisler Manalu. Wisler menyampaikan terima kasih kepada Ja'far yang sudah bisa mengharumkan nama bangsa di pentas dunia.
"Apa yang dilakukan Ja'far sangatlah luar biasa, dia berhasil membawa harum nama Indonesia di ajang kompetisi penemu inovasi dunia di Shanghai Tiongkok. Semoga apa yang dilakukan oleh Ja'far bisa menginspirasi kepada anak-anak muda Indonesia lainnya untuk terus melakukan inovasi yang bisa membuahkan prestasi untuk Indonesia," katanya seperti disitat dari keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com.
Ja'far sendiri mengucapkan terima kasih kepada Kemenpora yang selama ini sudah mendukung dirinya untuk mengembangkan hasil inovasinya tersebut. Selama di Tiongkok, pemuda yang juga pernah juara umum Santripreneur Award 2018 Kategori Boga Olahan Makanan Tingkat Nasional tersebut menampilkan inovasi yang berjudul Use of Terasi as an Alternative Treatment for Skin Diseases for Humans and Animal.
"Ketika saya menyampaikan presentasi, banyak masyarakat Tiongkok yang datang menghampiri saya karena tertarik dengan penemuan saya ini berupa Bio Far Skin Care. Penemuan saya ini di bidang kesehatan yang mengubah dari bahan terasi bisa menjadi obat kulit. Dengan pertimbangan juri internasional, saya akhirnya diputuskan menang dan mendapatkan medali emas di ajang ini," kata Hasibuan
"Saya berharap apa yang saya lakukan ini bisa menjadi inspirasi bagi pemuda-pemuda Indonesia lainya. Sebagai pemuda jangan pernah gampang menyerah, harus terus berusaha dan bekerja keras untuk mewujudkan mimpi. Saya juga senang dengan dukungan Kemenpora kepada saya hingga bisa menggapai prestasi ini," tambahnya.
Dalam waktu dekat ini, Ja'far berencana secepatnya mengurus hak paten penemuannya tersebut. "Secepatnya saya akan membuat hak paten barang ini, dan terus akan dijadikan produk yang nantinya bisa dipasarkan dan bekerja sama dengan Tiongkok," harap Ja'far. (X-15)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved