Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PECATUR Indonesia menunjukkan prestasi yang menggembirakan pada East-ern Asia Chess Championship Fide Zone 3.3 di Ulaanbaator, Mongolia, pada 6-16 April 2019.
Pada kejuaraan tersebut, dua pecatur andalan Indonesia Grand Master (GM) Susanto Megaranto dan Woman Grand Master (WGM) Medina Warda Aulia sukses menjadi pecatur terbaik.
Susanto dan Medina juga memastikan diri lolos untuk bertanding di Piala Dunia Catur 2020 yang digelar di Rusia.
“Hasil pertandingan Zona 3.3 menunjukkan kualitas terbaik tim catur Indonesia. Tiket menuju piala dunia bisa didapatkan Indonesia atas nama GM Susanto Megaranto dan WGM Medina Warda Aulia,” ungkap Ketua Bidang
Pembinaan dan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kristianus Liem.
Menurut Liem, prestasi yang diraih Susanto dan Medina merupakan buah dari kerja keras. Padahal, pada kejuaraan catur Asia yang berlangsung sembilan babak, kedua pecatur Indonesia harus berhadapan dengan lawan-lawan mereka yang sangat tangguh.
Dalam kejuaraan tersebut, Susanto berhasil mengaman-kan posisinya di peringkat pertama setelah mengalahkan pecatur tuan rumah Mongolia, IM Bilguun Sumiya, dalam pertandingan lebih dari 5 jam.
Perjuangan lebih berat harus dilalui Medina. Kendati begitu, pecatur putri andalan Indonesia yang berusia 21 tahun itu tetap sukses mengalahkan pecatur tuan rumah International Master Munguntuul Batkhuyag.
“Di babak kesembilan, Medina berhasil mendapatkan poin tujuh dan menduduki posisi puncak klasemen. Namun, posisi kedua juga mendapatkan poin yang sama,” ujar Chief de Mission Tim Catur Indonesia, R Artsanti Alif.
“Maka untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia, dilakukan play-off tanding tambahan selama 15 menit,” ungkap Artsanti. (Des/Ant/R-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved