Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM catur Indonesia kembali bangkit setelah sempat terpuruk di babak keenam Asia Chess Championship Fide Zone 3.3. Pertandingan babak tujuh menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Tim Indonesia memperoleh 4 kemenangan, 1 remis, dan 1 kalah.
“Tim putri Indonesia ketiganya mendapatkan kemenangan,” ujar Chief de Mission Indonesia, Artsanti Alif, dalam keterangannya Sabtu (13/4) malam.
Hasil itu diakui Artsanti karena pada ronde sebelumnya ketiga pecatur putri Indonesia menelan pil pahit kekalahan. Sayangntya, sukses tim putri gagal diikuti para pecatur putra.
“Sedangkan tim putra Indonesia sedikit berbeda. GM Susanto Megaranto berhasil memperoleh kemenangan dari GM Khatanbaatar Bazar (2337, Mongolia). Surya Wahyudi berhasil menahan remis FM Baasansuren Erdene (2199, Mongolia), tapi sayang IM Priasmoro Novendra harus kalah dari FM Amartuvshin Ganzorig (2373, Mongolia),” imbuhnya.
Artsanti, yang juga menjabat sebagai Head of Social Investment Japfa, mengatakan, kebangkitan tim pada babak ketujuh, menunjukkan kualitas pecatur Indonesia yang tidak mudah menyerah. Petarungan Indonesia di ACC Fide Zone 3.3 menyisakan dua babak lagi hingga 15 April mendatang.
“Tim Indonesia harus pantang menyerah dan terus bangkit dari kekalahan sebelumnya. Hasil pada babak ketujuh ini menunjukkan kualitas pecatur Indonesia yang pantang menyerah,” ujarnya.
Artsanti menambahkan bahwa pihak Japfa melihat dukungan yang diberikan kepada pecatur Indonesia tidak sia-sia dan terbayar dengan sikap pantang menyerah yang telah ditunjukkan di kejuaraan ini.
Sementara itu, Kristianus Liem, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB Percasi, mengatakan bahwa peluang untuk mendapatkan tiket kemenangan masih terbuka. Walaupun peluang tersebut harus diraih dengan perjuangan yang cukup berat dan tetap fokus.
Baca juga: Ronde 6 ACC Fide Zone 3.3, Pukulan Berat bagi Tim Indonesia
“Masih ada sedikit peluang, Susanto apabila terus menang bisa mendapatkan peluang mendapatkan tiket. Lebih agak susah untuk tim putri, karena hanya ada satu tiket tersedia untuk menuju Chess World Cup,” ujarnya.
Kris menjelaskan, meski peluang kecil, kesempatan tersebut masih bisa diraih. Peluang tersebut masih berpotensi dapat diraih oleh Medina. Hingga ronde ketujuh, IM Medina berada di peringkat ketiga dengan 5 poin.
Poin capaian Medina hanya berselisih satu angka dengan penguasa klasemen sementara FM Munkhzul Turmunkh dengan 6 poin. Raihan tersebut menjadi tantangan tersendiri karena lawan pada babak kedelapan dipastikan semakin kuat.
“Kembali pada babak kedelapan terjadi perang saudara, WGM Aulia Medina Warda akan berhadapan dengan WIM Chelsie Monica. Sedangkan IM Irene akan melawan WGM Frayna Janelle yang pernah dikalahkan WGM Medina waktu duel match di Indonesia,” ujar Kris.
Sedangkan di kelompok putra juga terjadi perang saudara antara IM Priasmoro Novendra dan Surya Wahyudi. Adapun GM Megaranto akan melawan pecatur tuan rumah FM Nasanjargal Urtnasan.
Dua pertarungan antara rekan senegara tersebut akan menjadi uji tanding kekuatan tim Indonesia di babak kedelapan. Meski ada dua pertarungan antar rekan senegara, Kris menjanjikan pemain Indonesia akan bermain dengan mengeluarkan seluruh kemampuan mereka. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved