Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pakai Mesin Berbeda, Alvin Bahar Justru Sukses Tabung 9 Poin

Ghani Nurcahyadi
08/4/2019 23:05
Pakai Mesin Berbeda, Alvin Bahar Justru Sukses Tabung 9 Poin
Pembalap Honda Racing Indonesia Alvin Bahar(Dok. Honda Racing Indonesoa)

SERI pembuka balapan Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/4) menjadi bukti kepiawaian pemblapan Honda Racing Indonesia, Alvin Bahar.

Ketika tahu mobil yang dipacunya mulai bermasalah usai menjalani kualifikasi, Sabtu, Alvin tak mau gegabah tampil dari posisi ketiga setelah finis ketiga di babak kualifikasi Sabtu (6/4).

Tim pun memutuskan tampil dengan mesin cadangan yang beda dari mesin kualifikasi. Tim Teknis Honda Racing berpikir, lebih baik tampil lebih pelan tapi bisa finis ketimbang harus memaksakan kondisi dan justru gagal finis. 

Dan, keputusan itu tentu berbuah sesuatu yang terburuk yaitu Alvin harus tampil dari posisi paling buncit alias posisi ke-13. Tapi, itu tentu saja bukan penghalang bagi pembalap yang sudah tujuh kali meraih gelar juara nasional dan tahun ini berharap bisa meraih gelarnya yang kedelapan ini.

Terbukti, Alvin yang menyandang status sebagai pembalap berpengalaman benar-benar menunjukkannya di lintasan balap kelas ITCR 1600 Max ini. Dari posisi ke-13, ia terus menyodok bahkan bisa mencapai posisi ke-3 setelah mampu mengejar Mirza Putra.

Baca juga : Honda Jazz dan Brio Speed Challenge Dibuka di Sirkuit Sentul

Tapi, ketika bannya mulai menipis, posisi Alvin melorot di tempat ke-4 di belakang putranya, Avila Bahar yang tampil bersama tim ABM Motorsport tahun ini. 

"Saya sebenarnya sudah berusaha keras untuk bisa mengambil posisi Avila. Tapi, saya mendapat peringatan dari tim kalau harus bermain aman saja karena ban saya juga terus menipis," jelas Alvin.

Alhasil, ia hanya bisa finis di posisi kempat dibelakang Haridarma Manoppo, Demas Agil, dan Avila. 

Buat Alvin, meraih 9 poin di seri pembuka dengan tampil dari posisi buncit sudah cukup memuaskan dan itu akan jadi modal paten untuk bisa tampil lebih gahar di putaran kedua ISSOM pada  akhir Juni mendatang. 

"Tim melakukan segala sesuatu untuk meraih hasil terbaik di putaran kedua nanti demi target juara nasional dan juara tim bagi Honda Racing Indonesia di akhir musim," tandas Alvin. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya