Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Pembalap Muda Qarrar Firhand Ali Siap Taklukkan Italia

Ghani Nurcahyadi
01/4/2019 19:21
Pembalap Muda Qarrar Firhand Ali Siap Taklukkan Italia
Pembalap Tanada Racing team, Qarrar Firhand Ali usai berlaga di Kejurnas Gokart, Minggu (31/3)(Istimewa)

PEMBALAP Tanada Racing Team, Qarrar Firhand Ali hanya finis ketiga di kelas kadet, Kejurnas Gokart putaran ketiga di Sirkuit Gokart Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3).

Posisi pertama dan kedua diraih Travis Teoh dan Calvin Wibowo. Pembalap muda kelahiran Jakarta 7 Januari 2001 ini memang sedikit kecewa dengan hasil final seru yang dilakukan di bawah derasnya hujan itu.

Tapi, Qarrar yang biasa disapa Al ini tetap lapang dada menerima hasil itu. Setidaknya, itu jadi modal baginya untuk tampil di balapan seri pembuka di Sirkuit South Garda, Lonato, Italia, 7 April mendatang.

Bagi putra bungsu pasangan mantan pembalap Firhand Ali dan Aimma Fatimah ini, seri ketiga Kejurnas Gokart sekaligus jadi ajang pelatihan terakhir bagi Qarrar jelang penampilannya di pentas balapan internasional di Italia pekan mendatang.

Latihan panjang di Sirkuit Sentul sejak awal pekan lalu hingga penampilan ciamiknya dengan meraih catatan waktu terbaik di kelas kadet sudah cukup jadi bekal bagi Al.

Pelajar kelas 2 SD Al Azhar Pusat Jakarta ini pun menggempur sejak lap-lap awal. Al tampil trengginas dan terus berjuang untuk bisa meraih posisi terbaik hingga akhirnya bisa finis ketiga.

Baca juga : Qarrar Firhand Kibarkan Merah Putih di Singapura

Qarrar tentu saja agak kecewa dengan hasil itu karena ia merasa sudah berjuang habis-habisan. Usai balapan final, Al yang mengidolakan ayahnya sendiri Firhand Ali dan pembalap F1, Lewis Hamilton itu langsung berkemas menuju ke Airport untuk melanjutkan penerbangan ke Italia.

Ia tampak begitu percaya diri dan menyatakan sudah tak sabar untuk segera balapan di Italia.  

"Saya terpaksa melewatkan naik podium ketiga karena harus ke bandara menuju Italia. Mohon doanya agar bisa sukses balapan di seri Italia di Sirkuit South Garda, Lonato, Italia, pekan depan," kata Qarrar yang berharap setidaknya bisa masuk 10 besar di awal penampilannya di seri pertama di South Garda Lonato pada 7 April nanti.

Qarrar pun menyatakan optimismenya jelang terbang ke Italia. Pasalnya, Qarrar yang sehari-harinya dipanggil Al ini sudah melakukan adaptasi di beberapa sirkuit di Italia, termasuk Sirkuit South Garda di Lonato, Italia, sejak tahun lalu.

Ia dua kali latihan di dua sirkuit di Italia, pada Juli dan Oktober 2018 sebagai persiapan jelang tampil di beberapa seri Italia tahun ini.

Menurut Qarrar, sirkuit-sirkuit di Italia tak begitu sulit. Termasuk Sirkuit South Garda yang akan dilahap para pertandingan 7 April mendatang. Juga termasuk sirkuit yang tak banyak tantangannya.

"Sirkuit Sentul ini lebih sulit dan tingkat tantangannya lebih berat. Tapi memang lawan-lawan di Italia nanti pastinya sangat berat. Saya hanya bermodalkan keberanian dan Bismillah saja. Insya Allah bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia," kata Qarrar jelang bertolak ke Airport bersama kedua orang tuanya pada minggu malam. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya