Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) menargetkan waktu satu bulan untuk mengkaji fatwa haram permainan Player Unknown’s Battle Grounds (PUBG) di Indonesia.
Menanggapi hal itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan MUI perlu mengkaji PUBG secara komprehensif dari pelbagai sisi. “Sehingga sisi kreativitas anak muda tetap dapat terlindungi,” terangnya di Jakarta, Selasa (27/3).
Baca juga: Kampanye Akbar NasDem di Sulawesi Utara Berlangsung Meriah
Penerbitan fatwa haram permainan PUBG, menurut MUI, penting untuk menjaga kemaslahatan anak muda yang kecanduan bermain PUBG.
Namun, menurut Menpora, semua pihak perlu memberikan masukan dan perlu melihat sisi-sisi negatif seperti adanya perjudian, serta pemicu kekerasan.
“Itu semua tentu perlu diperbaiki, namun sebagai cabang olahraga baru yang banyak diminati dan menjadi masa depan anak muda mengukir prestasi perlu dipertimbangkan," tandas Imam.
Diketahui, PUBG menjadi perbincangan hangat pelbagai media di Tanah Air seusai kejadian penembakan di Kota Christchurch, Selandia Baru.
Baca juga: Jalani Operasi, Holiday Absen Hingga Akhir Musim
Pelaku penembakan yang kini telah menjalani hukuman disebut terinspirasi dari gim bergenre battle royale tersebut.
MUI pun menarget satu bulan untuk memastikan fatwanya sehingga membuat pengguna gim tersebut tidak bingung dan tidak ada keraguan. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved