Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Liga Sepak Bola Berjenjang Diharap Lahirkan Bintang Masa Depan

M Taufan SP Bustan
16/3/2019 12:30
Liga Sepak Bola Berjenjang Diharap Lahirkan Bintang Masa Depan
(Dok. Kemenpora)

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menilai Liga Sepak Bola Berjenjang merupakan komitmen kementerian yang dipimpinnya dalam melakukan pembinaan sepak bola usia muda.

Dengan pembinaan yang baik, diharap dapat melahirkan pesepak bola hebat di masa mendatang.

“Kemenpora berkomitmen melakukan pembinaan sepak bola mulai dari level grass root. Karena dengan adanya pembinaan yang baik dan terstruktur untuk setiap kelompok umur, akan mendorong lahirnya bibit-bibit unggul pesepak bola nasional,” terang Imam di Jakarta, Sabtu (16/3).

Ia berharap, lewat Liga Sepak Bola Berjenjang, akan lahir pesepak bola hebat yang bisa memperkuat Timnas Indonesia.

“Diharapkan, anak-anak yang lahir dari Liga Sepak Bola Berjenjang nantinya dapat menembus skuat tim nasional,” ujarnya.

Menurut Imam, sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat.

Baca juga: Yakin 4.000 SSB akan Ikut Liga Sepak Bola

Untuk itu, perlu ada komitmen bersama agar sepak bola Indonesia, terus berjalan dengan baik.

“Ada komitmen yang harus dikawal bersama-sama untuk memperbaiki sepak bola di Indonesia, karena cabang olahraga ini menjadi salah satu cabang olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat,” tuturnya.

“Selain itu juga perlu adanya sinergi bersama seluruh kementerian, lembaga dan seluruh stakeholder sepakbola untuk meningkatkan prestasi olahraga ini,” tambah Menpora.

Liga Sepak Bola Berjenjang akan bergulir mulai hari ini. Kompetisi ini rencananya akan dibuka langsung Menpora di Lapangan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/3) sore.

Turnamen ini akan mempertandingkan lima kelompok umur, yakni U-12, U-14, U-16, Liga Mahasiswa U-21, dan U-17 putri, yang akan berlangsung Maret - September 2019 di 400 Kabupaten/Kota, 34 Provinsi dan akan diikuti 4000 SSB. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya