Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS peringkat enam dunia Elina Svitolina menyebut kekuatan mental yang kuat menjadi dasar performa apiknya di WTA Finals, Singapura. Karenanya, petenis Ukrania itu mengincar gelar juara di turnamen tutup tahun itu.
Petenis berusia 24 tahun itu lolos ke semifinal WTA Finals setelah mengalahkan juara bertahan Caroline Wozniacki 5-7, 7-5, dan 6-3 dalam tempo 2 jam dan 35 menit pada Kamis (25/10). Kemenangan itu mengantarkan Svitolina memuncaki Grup Putih.
Tahun lalu, di penampilan debutnya di WTA Finals, Svitolina tersingkir cepat. Namun, tahun ini, dia tampil beda. Svitolina memenangkan semua laganya di Grup Putih termasuk saat melawan Petra Kvitova dan Karolina Pliskova.
Baca juga: Svitolina Melaju ke Semifinal WTA Finals
Penampilan Svitolina di WTA Finals mengejutkan mengingat dia tersingkir di putaran pertama Wimbledon serta berpisah dengan pelatihnya, Thierry Ascione.
Dia juga menjadi sorotan karena mengubah fisiknya menjadi lebih ramping.
Svitolina menyebut semua masalah yang dihadapinya membuat dirinya semakin kuat.
"Saya melalui paruh kedua musim yang amat sangat berat," ujar Svitolina. "Dengan segala hal yang terjadi di sosial media, kritik terhadap fisik saya, itu tidak mudah."
"Bagi saya, memiliki mental yang kuat sangat penting untuk berlaga di WTA Finals," tegasnya. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved