Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Wozniacki Mengaku Idap Rematik

Basuki Eka Purnama
26/10/2018 09:45
Wozniacki Mengaku Idap Rematik
(AFP/Roslan RAHMAN)

PETENIS nomor tiga dunia Caroline Wozniacki, Kamis (25/10), mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosa mengidap rheumatoid arthritis (rematik). Diagnosa itu diterima Wozniacki sebelum ajang Amerika Serikat (AS) Terbuka.

Petenis Denmark itu tersingkir dari WTA Finals setelah kalah 5-7, 7-5, dan 6-3 dari Elena Svitolina. Kekalahan itu membuat Wozniacki gagal mempertahankan gelarnya di turnamen pamungkas tenis putri itu.

Wozniacki mengisahkan dirinya awalnya merasa tidak enak badan selepas Wimbledon sebelum dirinya tidak bisa mengangkat tangannya di ajang Piala Rogers, Agustus lalu.

Mantan petenis nomor satu dunia itu kemudian didiagnosa mengidap rematik, penyakit yang menyerang persendian, sebelum perhelatan AS Terbuka.

Baca juga: Svitolina Melaju ke Semifinal WTA Finals

"Rasanya sulit dipercaya. Setelah AS Terbuka, saya berusaha keras mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saya telah menemui salah satu dokter terbaik dan mulai menjalani perawatan," ungkap Wozniacki.

Petenis berusia 28 tahun itu mengatakan dirinya juga tengah mencari cara untuk mengendalikan penyakit autoimun itu.

"Anda menemukan rencana, melakukan penelitian, dan untungnya, saat ini, Anda bisa melakukan berbagai hal untuk mengatasinya," kata penggemar Liverpool itu.

Wozniacki menyebut kondisinya harus diatasi setiap hari.

"Pengobatannya telah semakin maju. Anda harus memperhatikan pola makan, tidur, dan lain sebagainya. Ini adalah masalah seumur hidup," imbuhnya.

Karenanya, Wozniacki menyebut keberhasilannya menjadi juara di Tiongkok Terbuka sangat emosional.

"Itu sangat berarti kepada saya. Itu karena kemenangan itu memberi saya kebercayaan bahwa tidak ada yang bisa menghentikan saya," pungkasnya. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya