Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Putuskan Pensiun, Youzhny Dipeluk Yeltsin

Basuki Eka Purnama
21/9/2018 10:15
Putuskan Pensiun, Youzhny Dipeluk Yeltsin
(Mikhail Youzhny -- Vaughn Ridley/Getty Images/AFP)

MIKHAIL Youzny, Kamis (20/9), mengakhiri kariernya sebagai petenis yang berlangsung selama dua dekade. Selama kariernya, Youzhny sukses memenangkan 10 gelar.

Petenis berusia 36 tahun itu sempat menjadi bintang internet karena memukul kepalanya dengan raket sedemikian keras, kepalanya berdarah. Dia memutuskan pensiun dengan rekor 499 kemenangan setelah kalah 7-6 (8/6), 3-6, dan 6-3 dari petenis Spanyol Roberto Bautista Agut di putaran kedua turnamen tenis St Petersburg.

Youzhny sempat mencapai peringkat delapan dunia dan dua kali mengantarkan tim Rusia menjadi juara Piala Davis.

Salah satu penampilan Youzhny di Piala Davis mengantarkan dia menjadi pahlawan nasional setelah dia bangkit dari ketertinggalan dua set di partai kelima untuk mengalahkan petenis Prancis Paul-Henri Mathieu di Paris pada 2002.

Mantan Presiden Rusia Boris Yeltsin yang menonton laga pamungkas Youzhny di St Petersburg tidak bisa menahan diri untuk turun ke lapangan dan memeluk petenis itu.

"Jika saya hanya bermain di Rusia saja, saya rasa saya tidak akan pensiun secepat ini. Saya terlalu lelah harus melakukan perjalanan keliling dunia," ujar Youzhny.

"Saya tidak memiliki rencana kembali bermain. Saya telah memutuskan pensiun dan tidak ada jalan untuk bermain kembali," tegasnya. (AFP/OL-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya