Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBASTIAN Vettel menyebut Lewis Hamilton bertanggung jawab atas kecelakaan di lap pertama Grand Prix Italia, Minggu (2/9), yang menyebabkan pembalap Ferrari itu gagal menang.
Pembalap asal Jerman itu menuding Hamilton tidak memberikan dirinya ruang yang memadai untuk bermanuver saat keduanya bertabrakan di chicane kedua.
Tabrakan itu menyebabkan mobil Ferrari yang dikemudian Vettel mengalami kerusakan sayap depan sementara mobil Hamilton tidak mengalami kerusakan dan pembalap Mercedes itu sukses menang di GP Italia.
"Lewis mengambil jalur luar dan tidak memberi saya ruang. Saya tidak punya pilihan lain selain menabraknya," ujar Vettel.
"Kejadian itu sangat ironik, Saya berusaha menyalip Kimi dan dia muncul tiba-tiba. Saya menabrak dia namun saya yang malah kehilangan kendali," imbuhnya.
Setelah masuk ke pit, Vettel berjuang untuk finis di urutan keempat. Hal itu terjadi karena pembalap Red Bull Max Verstappen terkena penalti lima detik karena menyerempet pembalap Mercedes Valtteri Bottas.
Hasil GP Italia itu menyebabkan Vettel kini tertinggal 30 poin dari Hamilton di klasemen pembalap saat musim Formula 1 tinggal menyisakan tujuh balapan.
Steward sempat menyelidiki insiden itu dan memutuskan bahwa tabrakan itu merupakan kecelakaan normal dan tidak akan mengambil tindakan lebih lanjut.
Adapun pengamat dan media menyebut Hamilton tidak layak disalahkan atas insiden itu.
Mantan rekan setim Hamilton, Nico Rosberg, menyebut insiden itu merupakan kesalahan total Vettel.
"Saya rasa itu adalah 100% kesalahan Sebastian. Lewis memberi dia ruang yang memadai," ujar Rosberg.
"Dia terus menerus melakukan kesalahan semacam ini. Itu bukan cara yang baik untuk mengalahkan Hamilton," imbuhnya.
Adapun jawara Formula 1 1996 Damon Hill menyebut Vettel kurang bisa mengatasi tekanan. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved