Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANDY Murray mempertimbangkan tampil di Piala Davis membela tim Britania Raya di Glasgow setelah mantan petenis nomor satu dunia itu tersingkir dari Amerika Serikat (AS) Terbuka.
Murray tersingkir di putaran kedua setelah dikalahkan Fernando Verdasco, Rabu (29/8).
Petenis Skotlandia berusia 31 tahun itu dihantui cedera pinggul sepanjang tahun ini dan baru akan kembali berlaga pada 24 September mendatang di Shenzhen Terbuka disusul Tiongkok Terbuka di Beijing.
Petenis yang telah memenangkan tiga gelar Grand Slam itu sudah tidak tampil di laga Piala Davis selama dua tahun setelah mengantarkan negaranya menjadi juara pada 2015.
Namun, laga playoff Piala Davis melawan Uzbekustan di Emirates Arena, Glasgow, pada 14-16 September, akan menjadi kesempatan terakhir bagi Murray untuk tampil di hadapan para pendukung Skotlandia.
Perubahan pada Piala Davis yang berlaku pada tahun depan akan menyebabkan laga semakin sedikit sehingga kesempatan bermain di hadapan pendukung sendiri semakin minim.
"Saya harus berbicara dengan tim saya karena itu merupakan periode penting dalam masa rehabilitasi saya," ujar Murray.
"Bermain selama lima set sangat berat bagi saya. Namun, saya ingin sekali bermain di Glasgoe di hadapan pendukung saya," pungkasnya. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved