Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
FERNANDO Alonso dibandingkan dengan bintang sepak bola Brasil Neymar karena kebiasaanya melebihkan keluhan mengenai rivalnya di radio tim McLaren.
Pembalap tim Haas Kevin Magnussen, Kamis (19/7), mengatakan bahwa Alonso memiliki kebiasaan melebih-lebihkan dan berupaya menyebabkan Magnussen dihukum dalam Grand Prix Inggris, awal bulan ini.
"Dia banyak mengeluh lewat radio," ujar pembalap Denmark itu. "Namun, kita melihat hal yang sama di olahraga lain. Bahkan atlet sehebat Neymar dan lainnya kerap melebih-lebihkan sesuatu."
Di ajang GP Inggris, Alonso meminta steward untuk menghukum Magnussen. Menurut Alonso, cara mengendara Magnussen di sesi latihan berbahaya. Pembalap Spanyol itu juga menuding pembalap Haas itu berusaha menyebabkan dia keluar dari jalur saat balapan.
"Apa yang dilakukan Magnussen, tidak pernah saya lihat sebelumnya," klaim Alonso lewat radio tim.
Namun, permintaan Alonso itu tidak digubris steward pertandingan.
"Para steward tidak bereaksi. Direktur lomba juga tidak bereaksi. Jadi, saya tidak perlu berkomentar apa-apa," ujar Kepala Tim Haas Gunther Steiner. (AFP/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved