Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Vettel Juara di GP Kanada

Antara
11/6/2018 06:19
Vettel Juara di GP Kanada
(AFP/Charles Coates/Getty Images)

SEBASTIAN Vettel menutup akhir pekan yang emosional untuk Ferrari dengan kemenangan dari posisi start terdepan hingga finis di Grand Prix Kanada, Minggu (10/6), untuk merebut kembali posisi pemuncak klasemen Formula 1 dari pembalap Mercedes Lewis Hamilton, dengan keunggulan satu poin.

Kemenangan yang didapat dari posisi start terdepan merupakan kemenangan ke-50 sepanjang karier pembalap Jerman itu sekaligus kemenangan ketiganya musim ini.

Ini merupakan kemenangan perdana Ferrari di Kanada sejak juara dunia tujuh kali Michael Schumacher di Sirkuit Gilles Villeneuve pada 2004.

Membawa Ferrari start dari posisi terdepan di Montreal untuk pertama kalinya sejak 2001 dengan catatan waktu terbaik di trek, Vettel melaju untuk memimpin dan tidak pernah mendapat tantangan ketika ia unggul tujuh detik dari pebalap Mercedes Valletri Bottas.

Ini merupakan kemenangan ketiga pembalap Jerman tersebut pada musim ini dan yang kedua kalinya di Kanada, yang pertama terjadi pada 2013 ketika ia masih membela Red Bull.

Pembalap Red Bull Max Verstapen, yang mendominasi sebagian besar jalannya latihan, tampil tanpa kesalahan untuk merebut posisi ketiga dan membungkam badai kritik yang sempat menerpanya menyusul serangkaian kesalahan dan tabrakan.

Ini merupakan podium kedua di musim ini bagi pembalap muda Belanda tersebut, yang juga finis di posisi ketiga di Spanyol.

Kemenangan ini membawa Vettel mengoleksi 121 poin berbanding 120 poin milik Hamilton setelah tujuh balapan. Pembalap Britania itu finis di posisi kelima di bawah mobil Red Bull yang dikemudikan pembalap Australia Daniel Ricciardo.

Bertarung melawan rival-rival yang telah melakukan peningkatan power unit, tidak seperti Mercedes, Hamilton tidak mampu menandingi kecepatan atau ritme sirkuit ketika ia dijagokan menjadi pemenang dan tempat di mana ia telah enam kali menang, termasuk untuk pertama kalinya pada 2007.

Kemenangan ini tiba di waktu yang sangat tepat untuk Vettel, pada perayaan 40 tahun kemenangan mendiang Gilles Villeneuve untuk tim Italia pada 1978 di Grand Prix kandangnya.

"Sempurna mungkin merupakan cara yang bagus untuk menjelaskannya. Ini sulit dipercaya. Saya kemarin berkata betapa berartinya tempat ini untuk Ferrari dan menjalani balapan seperti yang kami lakukan pada hari ini sangat sulit untuk dipercaya," kata Vettel.

"Ini 50 untuk saya namun setelah sekian lama Ferrari tidak menang di sini, saya melihat kepada orang-orang di sekeliling dan mereka sangat bahagia," imbuhnya.

Jacques Villeneuve, juara dunia 1997, melakukan parade lap sebelum dimulainya balapan dengan menggunakan mobil Ferrari yang dipakai mendiang ayahnya untuk meraih kemenangan tersebut. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya