Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Persela Tampil Pincang di Kandang

Nurul Fadillah
06/6/2018 17:48
Persela Tampil Pincang di Kandang
(ANTARA)

PERSELA Lamongan tengah berupaya bangkit dari keterpurukan mereka pasca dihajar Sriwijaya FC 1-5 di laga pekan ke-12 pada 2 Juni lalu. Laskar Joko Tingkir akan berupaya kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Mitra Kukar pada laga lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Surajaya (Lamongan) pada Kamis (7/6) malam nanti.

Sebelum dikalahkan Sriwijaya FC, Persela tak terkalahkan di empat laga terakhir. Torehan dua kemenangan dan dua imbang menempatkan mereka di posisi tujuh klasemen dengan 7 poin.

Namun, Mitra Kukar juga bukanlah lawan yang mudah, mereka memetik tiga kemenangan di lima partai terakhir. Hasil pertemuan kedua tim terbilang imbang karena telah berbagi dua kemenangan dari empat laga.

Sayangnya dalam duel kali ini, kondisi Laskar Joko Tingkir kurang menguntungkan. Lini pertahanan skuat asuhan Aji Santoso tersebut melemah karena tiga dari empat pemain yang mengisi posisi bek kanan dan kiri mengalami cedera kaki, yakni Eky Taufik, I Gusti Rustiawan dan Dhanu Syahputra.

Eky mengalami cedera kaki sejak duel melawan PS Tira di laga pekan ke-11, sedangkan Gusti mendapat cedera saat dikalahkan Sriwijaya FC lalu. Sekali pun dalam kondisi fit, Gusti juga takkan bisa bermain karena terkena akumulasi kartu kuning.

Adapun Dhany mengalami cedera engkel kaki kiri saat latihan pada Senin (4/6) sore. Situasi diperparah dengan absennya bek kanan, Birrul Walidain yang harus absen akibat terkena hukuman akumulasi kartu kuning.

Dengan demikian, satu-satunya ujung tombak di lini pertahanan adalah Samsul Arifin. Samsul telah menjalani latihan perdana bersama Loris Arnaud dan kolega sejak Senin lalu meskipun kondisinya masih terus dipantau karena baru sembuh dari cedera kaki.

Kondisi yang menyulitkan tersebut membuat Aji harus memutar otak mencari solusi terbaik bagi timnya. Satu-satunya jalan yakni memaksimal peran pemain yang ada.

"Ada beberapa pemain cedera. Birrul (Walidain) juga absen. Kita akan cari solusi, siapa yang bisa menempati posisi pemain yang tidak main itu," ungkap Aji.

Meski dalam kondisi terpuruk, Aji tetap mengharapkan performa maksimal dan anak-anak asuhannya.

"Saya berharap dengan situasi ini anak-anak tidak menyerah. Artinya, kerja keras dulu dan mendapat tiga poin saat melawan Mitra Kukar, baru menikmati liburan," lanjutnya.

 

Target Realistis

Di sisi lain, demi mencuri poin penuh di kandang Bhayangkara FC, Madura United memboyong seluruh pemainnya ke Stadion PTIK, Jakarta. Sebanyak 29 pemain berangkat ke Jakarta pada Selasa (5/6) malam untuk menghadapi tuan rumah pada laga pekan ke-13 Liga 1 2018, Kamis (7/6) malam.

Arsitek interim Madura United, Djoko Susilo memasang target realistis pada laga kali ini. Dengan status sebagai tim tamu, Djoko menginginkan timnya tampil maksimal meski hanya mengincar satu poin.

"Kami realistis saja, mencuri satu poin sudah cukup, tapi kalau bisa tiga. Harapan kami bisa mencapai puncak dari performa tim karena ini pertandingan terakhir sebelum Lebaran," kata Djoko. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya