Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

FTI Resmi Punya Ketum Baru

Satria Sakti Utama
02/6/2018 16:05
FTI Resmi Punya Ketum Baru
(Ist)

FEDERASI Triatlon Indonesia (FTI) resmi memiliki ketua umum baru setelah menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang bertempat di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta, Jumat (1/6) malam. Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Joko Warsito terpilih secara aklamasi dan akan mengemban tugas sebagai Ketum FTI untuk periode 2018-2022.

Joko diangkat melalui rapat pleno kedua yang dipimpin oleh Anggota Pengurus Pengprov (Pengprov) Jawa Barat, Ana Karmana. Pria yang juga menjabat Wakil Komandan Pusat Teritorial TNI AD ini merupakan calon tunggal sehingga proses pemilihannya pun melalui aturan penetapan langsung. Joko pun menggeser kursi kepemimpinan Ketua Umum FTI sebelumnya, Mark Sungkar.

Dalam pernyataannya, Joko berharap perombakan kepengurusan FTI memberikan dampak positif dalam perkembangan olahraga triatlon ke depan. Ia pun berkomitmen untuk menjalankan keorganisasian secara kolektif sesuai dengan keinginan forum anggota.

"Kita kuatkan kebersamaan agar muncul gagasan yang bagus sehingga ke depan triatlon ini tidak ketinggalan karena pengurusnya fokus memberikan perhatian kepada atlet. Saya harap dapat organisasi ini terbangun kembali, kita tata," ujar Joko.

Munaslub ini tercipta karena ketum FTI sebelumnya, Mark Sungkar, dinilai melanggar aturan sesuai AD/ART. Salah satunya ialah melakukan pergantian pengurus tanpa alasan dan tidak sesuai prosedur.

Hal ini menyebabkan sebagian besar pengurus provinsi pun lantas menyampaikan peringatan dengan pernyataan mosi tidak percaya. Namun, dua kali peringatan yang disampaikan anggota tidak mendapatkan respon.

Anggota Pengrov Jawa Tengah Ripto Susilo menyebut dorongan Munaslub yang dihadiri 16 dari 18 pengurus provinsi FTI ini didasarkan untuk memperbaiki kinerja organisasi. Ia pun memastikan persiapan atlet cabor triatlon untuk Asian Games 2018 tidak akan terganggu.

"Munaslub untuk memperbaiki kinerja organisasi dan mendukung Asian Games 2018 secara penuh serta menguatkan pelaksanaannya. Karena ini urusan 'merah-putih', kami harus mendukung penuh," kata Ripto, Kemarin. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya