Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Menghentikan Kejutan 'Laskar Joko Tingkir'

Satria Sakti Utama
01/6/2018 20:36
Menghentikan Kejutan 'Laskar Joko Tingkir'
(ANTARA/M RISYAL HIDAYAT)

PERSELA Lamongan menjadi kejutan terbesar yang tercipta di kompetisi Liga 1 2018. Musim lalu, tim asuhan Aji Santoso merupakan tim lemah yang hampir terjerumus ke jurang degradasi. Mereka finis di posisi ke-14, dua tingkat dari ancaman turun kasta.

Akan tetapi, segalanya berubah total musim ini. Tim berjuluk 'Laskar Joko Tingkir' ini mampu bersaing di papan atas hingga Liga 1 2018 melewati pekan ke-11. Persela saat ini duduk di peringkat keempat dengan koleksi 17 poin.

Kekuatan Persela dipengaruhi dengan produktifitas kuartet penyerangnya. Louis Arnaud, Diego Assis, Shohei Matsunaga, ditambah satu bakat lokal Fahmi Al-Ayubbi telah mempersembahkan 16 dari 19 gol Persela sejauh ini. Statistik yang menjadi bukti bahwa Persela merupakan tim yang mengandalkan kolektifitas dan tidak bergantung dengan satu pemain untuk mencetak gol.

Hal ini menjadi ancaman tersendiri bagi Sriwijaya yang akan menjadi lawan selanjutnya bagi Persela. Pertandingan penanda pekan ke-12 ini akan berlangsung di Stadion Gelora Jakabaring Palembang pada Sabtu (2/6) malam.

Masalah yang cukup memberatkan bagi Esteban Vizcarra dkk ialah absennya sejumlah pemain penting Sriwijaya FC. Penyerang utama Alberto Goncalves, gelandang jangkar Zulfiandi, dan kiper Teja Paku Alam sedang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia U-23. Selain itu, gelandang muda energik Syahrian Abimanyu juga tidak dapat tampil karena alasan serupa, menghadiri pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19.

Pelatih 'Laskar Wong Kito'--julukan Sriwijaya-- Rahmad Darmawan tidak ingin terpaku akibat kehilangan sejumlah pemain penting. Ia mengaku tetap mencari cara agar timnya tetap kompetitif dan mampu mengungguli sang tamu.

"Secara taktik, tidak ada perubahan. Kami bermain di kandang dan tentu harus tampil menyerang. Yang sedikit membedakan ialah kualitas pemain karena kami kehilangan empat pemain yang dipanggil timnas. Tapi itu bukan masalah besar karena persaingan dalam tim sangat sehat," ujarnya.

Di lain pihak, Aji percaya diri anak asuhnya mampu mencuri poin dalam lawatan ke Palembang. Kepercayaan diri eks pelatih Timnas Indonesia ini berdasarkan atas rekor tandang Persela yang cukup menjanjikan. Persela sukses mengambil angka dalam tiga dari lima laga di kandang lawan. Salah satunya kemenangan heroik dengan skor 2-3 di markas PSM Makassar awal April lalu.

"Di beberapa pertandingan tandang sebelumnya, kami mampu mencuri poin. Jika hal sama terjadi di Palembang, menurut saya bukan hal yang buruk. Lebih bersyukur kalau meraih kemenangan," tutur Aji.

Persela sendiri berpeluang kehilangan penyerang Brasil Diego Assis dalam laga ini. Assis mengeluh kesakitan di pertandingan sebelumya dan ditarik keluar. Kondisinya masih meragukan untuk tampil. Meskipun demikian, penyerang Prancis Louis Arnaud yang tengah on fire siap untuk diturunkan. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya