Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Permainan Tim Uber Tetap Diapresiasi

Nurul Fadillah
25/5/2018 16:03
Permainan Tim Uber Tetap Diapresiasi
(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

TIM Uber Indonesia memang gagal mencapai semifinal di Piala Uber kali ini. Greysia Polii dan kawan-kawan tersingkir dari babak perempat final setelah takluk 2-3 dari tuan rumah Thailand.

Meski demikian, Manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018 Susy Susanti tetap mengapresiasi penampilan para atlet putri di Bangkok. Menurut Susy, secara keseluruhan anak-anaknya sudah tampil dengan luar biasa.

"Secara keseluruhan anak-anak sebenarnya sudah tampil luar biasa karena di atas kertas kan Thailand masih di atas kita, baik dari seeded dan rangking. Apalagi kita lihat tiga pemain tunggal mereka juga cukup kuat," ujar Susy.

"Kalau mau ambil poin di dua ganda dan satu tunggal. Tadi juga kita sempat punya peluang, sudah unggul 2-1, dimana Greysia/Apriyani tampil luar biasa. Lalu Gregoria juga betul-betul fight banget dan bagus,” lanjut Susy.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia tersebut menambahkan, harapan sebetulnya ada di ganda kedua Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta. Sayangnya mereka gagal merebut kemenangan.

Ruselli Hartawan yang bertindak sebagai tunggal ketiga juga tak memiliki cukup pengalaman untuk mengalahkan Thailand.

“Sayang di ganda kedua, saat unggul di atas angin, justru terbeban. Mereka tertekan, main nggak lepas dan tegang. Dari lawan makin jadi bagusnya. faktor tuan rumah juga membuat lawan lebih percaya diri," tandas Susy.

Meski demikian, Susy menambahkan, hasil kali ini sebetulnya sudah sesuai target dari PP PBSI. Sejak awal, tim Uber memang hanya ditargetkan lolos fase grup.

"Itu namanya permainan, buat saya sendiri anak-anak sudah tampil bagus. Perlawanan kita sudah cukup ketat dan itu yang bisa kami berikan. Memang sudah sesuai target dan prediksi, paling tidak kita lolos delapan besar,” tambahnya.

“Tadi sebenarnya ada kesempatan, tapi sayang kurang bisa digunakan sedikit lagi. Ini menjadi evaluasi dan pembelajaran buat anak-anak. Ada yang baru pertama main di Uber, untuk senior ada yang bagus, beberapa ada juga yang kurang,” pungkasnya.

Dengan demikian, Indonesia hanya menyisakan Tim Thomas di babak semifinal. Hendra Setiawan dan kolega akan menghadapi Tiongkok pada perebutan tiket final yang berlangsung pada pukul 18.00 malam ini. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya