Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tantangan Berat Bagi Ramirez Si Pelatih Pengganti

Nurul Fadillah
25/5/2018 14:33
Tantangan Berat Bagi Ramirez Si Pelatih Pengganti
( AFP PHOTO / Ezequiel BECERRA)

BAGI Oscar Ramirez, Piala Dunia bukanlah panggung yang baru ia pijaki. Baik sebagai pemain maupun pelatih, Ramirez pernah merasakan atmosfer Piala Dunia.

Sebagai pemain, Ramirez pernah menjadi bagian dalam tim inti Los Ticos saat mencetak sejarah baru bagi timnas. Ramirez yang berperan sebagai gelandang Los Ticos membawa tim lolos Piala Dunia untuk yang pertama kalinya pada 1990 silam.

Meskipun baru lolos ke Piala Dunia, pencapaian Los Ticos tak begitu buruk. Mereka berhasil melampaui fase grup meski harus terhenti di babak 16 besar akibat dikalahkan Cekoslovakia 1-4.

"Ini adalah pertandingan yang sangat penting dalam sejarah sepak bola Kosta Rika tentu saja, berada di pertandingan pertama kami di Piala Dunia. Kami melakukan pekerjaan yang sangat baik mempersiapkan tim untuk Italia 1990," ujar Ramirez.

"Sebuah bangsa yang belum pernah ke Piala Dunia sebelumnya bisa memenangkan pertandingan adalah sebuah kejutan. Dan itu adalah titik awal yang penting bagi bangsa kita," lanjutnya.

Sementara itu, dalam karirnya sebagai pelatih, Ramirez juga turut mendampingi skuat Los Ticos pada Piala Dunia Jerman 2006 silam.

Namun, saat itu, Ramirez hanya berstatus sebagai asisten pelatih Hernan Medford. Los Ticos pun hanya mampu mencapai babak penyisihan grup.

Pada 2010, karir kepelatihan Ramirez meningkat. Ia dipercaya sebagai Kepala Pelatih klub Alajuelenze yang didampingi oleh mantan rekannya di Piala Dunia Mauricio Montero.

Sebagai pelatih utama, pencapaian Ramirez di Alajuelenze terbilang gemilang. Ia berhasil memenangkan lima gelar juara dan terpilih sebagai Pelatih Terbaik Kosta Rika pada 2012 lalu.

Baru pada Agustus 2015, Ramirez kembali dipercaya mendampingi Paulo Wanchope sebagai asisten pelatih di timnas. Tapi takdir berkata lain, sepekan setelah terpilih, Wanchope justru terlibat perkelahian di Panama sehingga harus mengundurkan diri dari timnas.

Atas insiden ini, Ramirez pun ditunjuk sebagai Kepala Pelatih timnas. Pilihan Kosta Rika nyatanya tak salah. Ramirez berhasil meloloskan tim ke Rusia setelah menempati posisi dua klasemen akhir Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika UTara, Tengah dan Karibia (Concacaf) 2017 dengan 16 poin, menyusul Meksiko yang lebih dulu lolos.

Meski demikian, tantangan berat telah menanti Ramirez. Kali ini, Los Ticos berada satu grup dengan pesaing tangguh yang lebih berpengalaman, seperti Brasil, Swiss, dan Serbia. (stv.tv/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya