Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Olimpiade Asia (OCA) meminta Pemerintah Indonesia menepati janji menyelesaikan venue Asian Games 2018 sebelum pertandingan berlangsung.
Ketua Komite Koordinasi OCA, Tsunekazu Takeda, mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat berjanji akan menyelesaikan seluruh venue pada Juni-Juli mendatang. Takeda pun menegaskan pada Menteri Pu-PR Basuki Hadimuljono untuk menepati janji tersebut.
"Basuki berjanji akan menyelesiakan venue yang masih dalam proses pengerjaan pada Juni dan Juli dan ini penting untuk kesuksesan pertandingan. Semua harus selesai Juli, semuanya, baik infrastruktur pendukung maupun finalisasi venue," ujar Takeda saat konferensi pers usai Koorkom kesembilan di Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (9/5).
Sebelumnya, OCA pernah menargetkan Indonesia untuk menyelesaikan venue pada April 2018. Meskipun ada pengecualian untuk equestrian dan velodrome yang memang harus dibangun dari awal sehingga diberi tenggat waktu selesai pada Juni 2018.
Namun faktanya, di perjalanan masih ada venue-venue yang baru akan dibangun pada awal tahun ini. Beberapa di antaranya adalah squash di Gelora Bung Karno, jetski, dan layar di Ancol.
"Adanya penundaan finalisasi venue ini jelas tidak bagus, ini adalah masalah yang buruk kalau mereka tidak segera menyelesaikannya. Pemerintah tidak boleh tidak menyelesaikannya pada Juli nanti," tandas Takeda.
"Ya tetapi saya masih menganggap semua pembangunan sesuai jalur. Venue juga cukup bagus karena saat konstruksi mendapat dukungan dari federasi-federasi Asia sehingga semua bisa berstandar internasional," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games (Inasgoc), Erick Thohir, menambahkan tidak hanya dari KemenPu-PR, Pemerintah DKI Jakarta dan juga Sumatra Selatan sudah menyanggupi untuk mempercepat penyelesaian venue.
Venue yang berada dalam kewenangan Pemda DKI Jakarta adalah lapangan bisbol di Rawamangun, dan venue sepak takraw di Palembang menjadi tanggung jawab Pemprov Sumatra Selatan.
"OCA mengharapkan semua venue selesai on time dan dipercepat juga seperti squash, lapangan bisbol, dan perbaikan venue sepak takraw di Palembang, semua masih on progress tetapi OCA minta dipercepat. Untungnya, ada komitmen dari Pak Basuki dan Pemda yang memastikan bahwa percepatan venue harus terjadi," tandas Erick.
Di sisi lain, Direktur Bina Penataan Pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Iwan Suprijanto mengatakan, pProgres renovasi venue maupun non-venue Asian Games mencapai 93%. Saat ini, progres renovasi tinggal penataan dan penyelesaian venue tanbahan, baik yang berada di Jakarta, Jawa Barat maupun Palembang.
Iwan pun optimistis semua selesai sesuai tenggat waktu yang ditentukan yakni Juni mendatang. "Tinggal tujuh persen yang diselesaikan, seperti cabang squash saat ini komponen terbesarnya ada pada kubikalnya. Rencananya, 15 Mei ini kubikal akan datang dan kami setting karena memang persentasenya terbesar di sana dan saat ini sudah 40 persen pengerjaannya," pungkasnya. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved