Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu harus menghadapi lawan yang sengit di babak pertama Kejauraan Badminton Asia 2018. Unggulan lima turnamen tersebut harus mengatasi perlawanan pasangan tuan rumah, Huang Dongping/Li Wenmei yang akhirnya berhasil mereka menangkan setelah 76 menit pertandingan dengan skor akhir 15-21, 21-11, 21-19.
Greysia/Apriyani menuturkan jika di game pertama mereka memang kewalahan menghadapi lawan yang memiliki pukulan yang kencang dan keras. Namun di game kedua, mereka mampu membalikan keadaan dan mempertahankannya hingga game penentuan.
Apriyani mengatakan, dirinya dapat keluar dari tekanan lawan setelah belajar dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Pertandingan ini memang ramai, tapi ini bagus buat kami. Di pertandingan pertama kami sudah merasakan beratnya, tegangnya, jadi kami bisa lebih siap di pertandingan selanjutnya. Kami sudah mengira akan ramai, Huang/Li adalah pasangan yang bagus, pertemuan terakhir kami juga ramai," jelas Apriyani.
Greysia/Apriyani masih menanti calon lawan mereka di babak kedua. Kemungkinan besar mereka akan bertemu dengan Juara Dunia Junior 2017 asal Korea, Lee Yu Rim/Baek Ha Na.
"Kami tidak mau menganggap mereka pemain junior, kalau sudah tanding di turnamen ini ya sudah dianggap senior. Menang atau kalah, kami mau bermain yang terbaik," sebut Greysia.
Greysia/Apriyani menyusul langkah Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris yang sudah lebih dulu lolos ke babak kedua. Rizki/Della menang atas Hsu Ya Ching/Wu Ti Jung (Taiwan), dengan skor 21-17, 21-16.
Di babak kedua, Rizki/Della asudah ditunggu unggulan pertama yang juga pasangan Juara Dunia 2017, Chen Qingchen/Jia Yifan (Tiongkok). (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved