Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Venue Menembak Asian Para Games masih Terkendala

Nurul Fadillah
12/4/2018 19:20
Venue Menembak Asian Para Games masih Terkendala
(ANTARA)

PANITIA Penyelenggara Asian Para Games 2018 (Inapgoc) tetap menginginkan lapangan tembak senayan sebagai venue para menembak di gelaran APG 2018 mendatang. Sayangnya, hingga saat ini Inapgoc masih belum menemukan solusi terkait renovasi dari venue tersebut karena tidak memiliki payung hukum.

Wakil Sekretaris Jenderal Inapgoc, Ferry Julianto Kono mengatakan, pihaknya masih memikirkan biaya untuk renovasi.

"Kita itu tetap akan memakai lapangan tembak senayan problemnya adalah biaya renovasi karena di dalam Inpres itu kan disebutnya kawasan GBK. Nah, Waktu draf pembuatan inpres memang disebut tuh Lapangan Tembak Senayan, teapi karena Inasgoc pindah ke Palembang sehingga dihapus kalimat itu," jelas Ferry saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta Kamis (12/4)

Di lain sisi, Ferry melanjutkan, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dirjen Cipta Karya KemenPu-PR) tidak memiliki banyak waktu untuk merenovasi venue. Pasalnya untuk renovasi satu venue membutuhkan proses lelang dan sebagainya.

"Karena itu, Direktur Venue Inapgoc masih diskusi sama PPK GBK dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) kalau dioptimalkan lantai satu saja itu renovasinya sedikit sehingga hanya membutuhkan biaya yang sedikit. Karena itu, saat ini konsekuensinya masih dikaji, kalau hanya membutuhkan renovasi minor ya bisa Inapgoc tetapi kalau major ya kita harus tanya lagi sama pemerintah itu solusinya seperti apa, karena kita tahu Cipta Karya kesulitan dari soal waktu ya karena harus lelang," jelasnya.

"Artinya kalau untuk renovasi itu memang domainnya pemerintah tetapi kita tahu pemerintah sudah mengeluarkan dana yang besar. Karena itu, kita panitia harus mikir keras solusinya, mudah-mudahan minggu depan akan ada solusi kongkritnya," lanjutnya.

Sebelumnya, Komite Paralimpiade Asia (APC) mengharapkan penyelenggaraan pertandingan cabang menembak Asian Para Games 2018 akan tetap berlangsung di Jakarta tanpa berpindah ke Palembang, Sumatra Selatan. Sekretaris Jenderal APC Tarek Souei mengatakan jika venue dipindahkan ke Palembang, tantangan besar bagi panitia penyelenggara adalah aspek transportasi dan akomodasi atlet.

"Bagi kami, seluruh atlet peserta Asian Para Games berada di satu kota akan lebih baik karena mereka akan merasakan atmosfer Olimpiade dalam wisma atlet yang sama. Delegasi-delegasi teknis cabang menembak telah menyetujui penggunaan lapangan menembak di Jakarta dan modifikasi untuk akses bagi atlet," lanjutnya.

Di sisi lain, Dewan Paralimpiade Internasional dan Asia serta para Technical Delegate negara peserta mengunjungi venue APG di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta pada Kamis (12/4). Ferry mengatakan, sepanjang venue visit, baik APC maupun IPC dan para delegasi lainnya terlihat puas dengan pembangunan venue.

"Kita mengunjungi SUGBK, venue akuatik setelah itu wisma atlet. DI SUGBK dan Akuatik mereka puas dengan hasil renovasi venue, rem-rem kursi roda sudah memenuhi syarat, kemudian sudutnya trek kursi rodanya juga sudah sesuai standar. Di Akuatik juga enggak punya catatan khusus, fasilitasnya juga memenuhi kebutuhan difabel, mereka mengapresiasi itu semua," pungkasnya. (A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya