Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA Penyelenggara ASian Para Games 2018 (Inapgoc) akan menggelar test event Asian Para Games pada 25 Juni hingga 3 Juli mendatang. Sebanyak lima cabang olahraga akan dipertandingkan pada uji coba tersebut, yakni bulu tangkis, basket, tenis meja, renang dan juga atletik.
Direktur Sport Inapgoc, Fanny Irawan, mengatakan jumlah peserta test event APG telah melampaui jumlah yang ditargetkan. Semula, Inapgoc membatasi peserta maksimal 300 atlet, termasuk 150 atlet Indonesia.
"Tapi karena turnamen tenis meja bersifat open internasional sehingga ada penambahan peserta hingga 100 atlet. Sekarang jumlah atlet total 408 atlet," jelas Fanny saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Kamis (12/4).
Fanny menambahkan untuk tenis meja terdapat 10 negara yang dipastikan akan berpartisipasi. Negara-negara yang sudah konfirmasi diantaranya Jerman, Belanda, Thailand, Malaysia, Singapura, Kuwait, dan Indonesia.
Sementara itu, untuk basket ada Malaysia, Thailand, Indonesia ditambah satu klub asal Amerika Serikat.
"Jadi, dari lima cabor yang dipertandingkan, tiga diantaranya bersifat lokal, yaitu bulu tangkis, renang dan atletik itu nasional, sedangkan basket dan tenis meja itu internasional dan sifatnya open," lanjutnya.
"Khusus atletik dan renang itu standard waktu yang ditempuhnya sudah disesuaikan dengan yang diterapkan di Paralimpiade meskipun levelnya nasional tetapi hitungan waktu sudah internasional. Jadi, catatan waktu tersebut akan diperhitungkan untuk mereka tampil di Asian Para Games," tandasnya.
Selain itu, untuk bulu tangkis rencananya akan dipertandingkan di Istora Senayan. Wakil Sekretaris Jenderal Inapgoc, Ferry Julianto Kono mengatakan, semula bulu tangkis memang rencana dibatalkan karena bentrok dengan penyelenggara turnamen bulu tangkis Indonesia Open 2018. Karena itu, agar tetap bisa dipertandingkan di Istora maka waktu pertandingan dimajukan.
"Jadi, para atlet khusus bulu tangkis akan mulai datang pada 25-26 Juni dan mereka akan bermain 27-28 Juni sehingga tidak bentrok dengan penyelenggaraan Indonesia Open," jelasnya. (A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved