Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Mercedes mengakui bahwa mereka kecolongan dari Ferrari ketika tampil balap Formula Satu (F1) di GP Bahrain, akhir pekan lalu.
Tim asal Jerman itu menyatakan bahwa mereka lambat menyadari bahwa pembalap Ferrari Sebastian Vettel, sang juara GP Bahrain, bakal menerapkan strategi satu kali pit stop.
Padahal, ketika mengetahui bahwa Vettel mengganti ban dari senyawa super soft menjadi senyawa soft, Mercedes sudah yakin bahwa pembalapnya, yakni Valtteri Bottas bakal menang. Keyakinan tersebut muncul lantaran Bottas menggunakan ban berjenis medium yang tidak akan cepat aus dan Vettel pasti akan kembali masuk pit stop.
"Kami pikir Vettel bakal kembali masuk pit stop. Kalau kami bisa lebih cepat tahu strategi Vettel, kami akan menekannya di putaran ke-35 hingga 45 dan pasti kami akan dapat hasil yang lebih baik,” kata Direktur Teknis Mercedes James Allison, Rabu (11/4).
Menurut Allison, Bottas yang menjadi juara kedua di Bahrain, sebenarnya sudah mampu mendekati Vettel. Namun, sangat sulit untuk bisa mendahului Vettel. "Jika ada tambahan satu atau dua putaran, lain cerita," ujar dia. (Motorsport/A-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved