Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tim Voli Putri BJB Koleksi Enam Poin

Bagus Suryo
31/3/2018 18:55
Tim Voli Putri BJB Koleksi Enam Poin
(ANTARA)

TIM putri Bandung Bank BJB Pakuan memetik kemenangan kedua setelah menumbangkan Jakarta PGN Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (25-22, 19-25, 25-20, 25-19).

Melakoni laga final four putaran pertama voli Proliga di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/3), BJB menuai hasil positif. Laga sebelumnya membekuk Jakarta Elektrik PLN 3-1 (25-23, 25-19, 21-25, 25-21). Tim besutan Pelatih Octavian itu kini mengoleksi 6 poin.

Usai memenangi laga melawan Popsivo, Octavian menyatakan bersyukur kendati pada set pertama memaksakan untuk menurunkan Kapten Tim Wilda SN Sugandi meski dibekap cedera. Set pertama pun dimenangi 25-22.

"Saya paksain Wilda main. Sebenarnya pengen tanpa dia. Tapi mental anak-anak menurun tanpa Wilda. Apalagi dia pengen main," tegasnya.

Memasuki set kedua, Wilda tidak diturunkan. Akhirnya, irama permainan asuk asuhnya menjadi kendur. Pemain Popsivo berhasil memanfaatkan kelemahan itu, set pun berakhir 19-25. "Set kedua tanpa Wilda kalah," tegasnya.

Namun demikian, anak asuh Octavian mampu bangkit. Dua set diakhiri 25-20 dan 25-19. 

Raihan 6 poin dari dua laga ini menjadi modal berarti dalam mengusung misi sapu bersih di final four. Untuk mewujudkan misi itu perlu perjuangan keras lantaran yang dihadapi laga berikutnya tim tangguh Jakarta Pertamina Energi, Minggu (1/4).

Adapun Jakarta PGN Popsivo Polwan (JPP) menelan dua kali kekalahan. Pada laga sebelumnya dibenamkan oleh Jakarta Pertamina Energi 3-0 (25 23, 25-20, 25-20).

Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan Dwisari Iswaningsih menyatakan kendati kalah lawan Bandung Bank BJB Pakuan, tapi penampilan anak asuhnya dinilai terus membaik. "Hari ini grafiknya naik walaupun kalah," katanya.

Ia mengevaluasi permainan sudah cukup baik. Memang sempat tertinggal di set pertama, tapi mampu bangkit di set kedua. Di set akhir, gagal memanfaatkan celah kelemahan lawan.

"Cedera yang dialami Wilda sebenarnya jadi celah. Tapi akhir-akhir set keempat justru membuat kesalahan sendiri karena receive yang jelek," pungkasnya.(A-5)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya