Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Indonesia Sisakan Satu Wakil di Semifinal All England

Nurul Fadillah
17/3/2018 10:08
Indonesia Sisakan Satu Wakil di Semifinal All England
(DOKPBSI)

HARAPAN gelar Indonesia di turnamen All England BWF World Tour 1000 2018 berada di pundak Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Ganda putra peringkat satu dunia tersebut menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang lolos ke babak semifinal, setelah wakil ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti di perempat final.

Kevin/Marcus berhasil melaju tanpa hambatan. Mereka mengalahkan wakil Taiwan Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin dengan skor 21-15, 21-13 pada laga perempat final yang berlangsung Jumat (16/3) malam waktu Indonesia.

Sayangnya lawan Kevin/Marcus selanjutnya tidaklah mudah. Mereka telah ditunggu musuh bebuyutan Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding dalam duel yang berlangsung hari ini.

Pertemuan ini merupakan semifinal ulangan All England tahun lalu. Saat itu, Kevin/Marcus berhasil mengalahkan Petersen/Kolding dengan skor 19-21, 21-13, 21-17 dan melaju ke final.

Kevin/Marcus pun berpeluang mengulangi kejayaan mereka tahun lalu mengingat di atas kertas mereka lebih diunggulkan dari pasangan peringkat enam dunia tersebut. Dari rekor enam pertemuan, Kevin/Marcus unggul dengan empat kemenangan sementara sisanya menjadi milik lawan.

"Semua lawan bagus dan pastinya engga gampang menghadapi mereka, seperti pertandingan tadi juga engga gampang. Tapi, kami start awalnya lebih unggul sehingga bisa dapat banyak poin di awal," ujar Marcus.

"Soal persiapan, tidak ada persiapan khusus, kami kan sudah berapa kali ketemu sama mereka. Kekuatan sudah imbang semua, kemampuan rata, yang lebih siap yang akan menang,” lanjutnya.

Sayangnya langkah Kevin/Marcus tak berhasil diikuti dua pasang ganda campuran yang tersisa. Pasangan Hafiz/Gloria terhenti di babak delapan besar setelah terlibat duel sengit dengan Zhang Nan/Li Yinhui (Tiongkok) yang berakhir dengan skor 14-21, 21-18, 18-21.

Setelah itu, giliran Praveen/Debby yang dihentikan oleh wakil Denmark, Mathias Christiansen/Christinna Pedersen dengan skor 16-21, 15-21. Meskipun sempat berlangsung ramai di awal gim pertama sayangnya sejumlah kesalahan sendiri yang dilakukan Praveen/Debby membuat pasangan Denmark kian unggul.

Usai All England 2018, Praveen dan Debby sama-sama kembali ke pasangan main masing-masing. Praveen bersama Melati Daeva Oktavianti, sementar Debby bersama Ricky Karanda Suwardi.

“Back to reality ya? ha ha ha. Mungkin seperti itu (kembali ke pasangan masing-masing). Ke depannya seperti apa kan kita tidak tahu keputusan pelatih. Tetapi sementara ini ya ke pasangan masing-masing,” pungkas Debby. (X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Victor Nababan
Berita Lainnya