Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Dana Cekak, Boling Batal TC ke AS

Nurul Fadillah
11/3/2018 16:19
Dana Cekak, Boling Batal TC ke AS
(ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Rencana tim nasional boling untuk melakoni pemusatan latihan (TC) di Amerika Serikat (AS) dari Februari-Mei, dibatalkan akibat ketidakcukupan dana.

Pelatih timnas boling Indonesia, Thomas Tan, Minggu (11/3), mengatakan untuk anggaran berlatih di AS mencapai Rp7,7 miliar. Sedangkan anggaran yang mengucur dari Kementerian Pemuda dan Olahraga hanya di angka RP2 miliar.

"Kalau Rp3 miliar saja menurut saya sudah cukup, tetapi kami dengar hanya Rp2 miliar itu mepet banget anggarannya," ujar Tan saat dihubungi Media Indonesia.

Padahal rencana pemusatan latihan di AS itu untuk meningkatkan kemampuan atlet boling nasional. Di AS ada segala jenis tur profesional boling dengan level permainan yang lebih tinggi.

Tan menambahkan, Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) sudah memutar otak agar atlet bisa tetap berangkat menjalani uji coba. Alhasil, timnas putra dan putri harus menjalani uji coba secara terpisah.

"Pada 5-18 April, tim putra akan uji coba di turnamen USBC Masters turnamen bagi peboling profesional yang berlangsung di New York, sementara tim putri akan berlaga di Thailand Terbuka di Bangkok pada 11-16 April," jelas Tan.
Kemudian, lanjut Tan, tim putri baru akan jalan ke AS pada 5 Mei sampai 24 Mei karena ada turnamen USBC Queens. Tim putra akan menjalani internal seleksi sebelum berangkat 4 Juni ke Singapura Terbuka.

"Uji coba terakhir putra dan putri akan berlaga di Macau Open tanggal 17 Juni, serta ke Hong Kong Open sampai tanggal 1 Juli," lanjut Tan.

Sejauh ini, timnas boling memiliki 13 atlet yang terdiri dari 7 putra dan 6 putri. Setelah serangkaian uji coba, atlet boling bakal fokus beradaptasi dengan lintasan boling di Palembang selama 1,5 bulan hingga pelaksanaan Asian Games, Agustus mendatang. (Rul/A-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Agus Triwibowo
Berita Lainnya