Jumat 24 Maret 2017, 20:23 WIB

22 Tahun Jemaah GBI Pasir Mas Banjarmasin Menanti Tempat Ibadah

Putra Ananda | Nusantara
22 Tahun Jemaah GBI Pasir Mas Banjarmasin Menanti Tempat Ibadah

ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

 

SUDAH selama 22 tahun sejak Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pasir Mas Banjarmasin memulai kegiatan peribadatan pertama kali pada 1995, mereka kesulitan mendirikan gereja. Terhitung sudah 7 kali mereka mesti berpindah-pindah tempat karena tidak memiliki gedung gereja.

Pihak gereja sudah melakukan berbagai upaya untuk bisa mendirikan gereja sehingga para jemaat bisa beribadah di tempat yang jelas tiap minggunya. Namun, usaha itu hingga kini belum berbuah manis.

Ketua Panitia Pembangunan GBI Pasir Mas, Hari N Akimas menuturkan, jemaahnya mempunyai hubungan yang baik dengan warga sekitar. Bahkan, pada perayaan Natal 2006, banyak masyarakat Muslim yang terlibat membantu kegiatan gereja dari sisi penyiapan konsumsi warga jemaah.

"Pada 2009 muncul penolakan yang kami duga bukan dari penduduk setempat. Penolakan dilakukan dari lingkungan RT lain," ungkap Hari, Jumat (24/3).

Sejak saat itu, pihak gereja meminta bantuan kepada Pemkot Banjarmasin dengan harapan bisa memfasilitasi mediasi pihak gereja dengan warga yang menolak keberadaan gereja. Namun meski sudah dua kali melakukan permohonan belum juga ada tanggalan dari pihak Pemkot Banjarmasin.

"Akhir 2013 muncul polemik adanya surat penolakan warga RT 30 dan 26 yang tidak menyetujui atau menolak tempat tersebut untuk rumah ibadah. Puncaknya 22 Desember 2013 melalui surat resmi yang ditandatangani Setda Kota Banjarmasin tempat itu resmi ditutup penggunaannya. Alasannya tempat itu ilegal," jelasnya.

Sejak saat itu, menurut Hari, pihak gereja aktif beraudiensi dan diskusi dengan pihak Pemkot untuk mencari solusi terbaik agar jemaat GBKP dapat beribadah. Usaha pihak gereja pun nampaknya berbuah manis.

Pada 22 Januari 2015 menindaklanjuti pertemuan resmi antara Pemkot, FKUB dan pihak GBI, kantor Walikota memberikan solusi dengan menunjuk lokasi yang memungkinkan untuk didirikan tempat ibadah dengan izin resmi pemerintah setempat.

Pemkot merekomendasikan pendirian gereja dilakukan di Jalan Bandarmasih Komplek DPR Kel Belitung Selatan, Kota Banjarmasin, dengan pertimbangan di lokasi tersebut banyak komunitas Kristen dan etnis Dayak.

Pada akhir September 2016 semua dokumen persyaratan telah terpenuhi. Panitia pun menyampaikan surat kepada Lurah Belitung Selatan perihal Permohonan Pengesahan KTP warga pendukung di lingkungan kelurahan. Namun, Lurah Belitung Selatan menanggapi dengan surat yang isinya tidak menyetujui atau mengesahkan KTP warga pendukung.

"Walaupun demikian, panitia tetap berkoordinasi dengan FKUB dan Kesbang," lanjut Hari.

Pada Maret 2017 pihak Kesbangpol dan FKUB Kota Banjarmasin menyampaikan via telepon bahwa 20 Maret 2017 mereka akan meninjau ke lokasi yang akan dibangun rumah ibadah itu.

Pada proses peninjauan, pihak FKUB dan Kesbang membuat draft berita acara peninjauan. Namun saat pembuatan berita acara ada perbedaan pendapat antara Ketua RT 31 dengan FKUB, Kesbang dan pihak GBI. Peninjauan pun menunggu hasil keputusan rapat bersama Ketua RT 31 dan warga dengan FKUB, Kesbang dan pihak GBI yang rencananya diagendakan awal April 2017.

"Semoga Pemkot Banjarmasin secepatnya memberikan jaminan hak jemaat beribadah dengan nyaman di rumah ibadah kami sendiri sebagaimana warga negara lainnya dengan menerbitkan Surat IMB Rumah Ibadah GBI Pasir Mas," tutur Hari. (X-12)

Baca Juga

Antara

Angin Kencang Terjang Sinjai, Tiga Rumah Rusak Berat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 08:16 WIB
SETIDAKNYA tiga rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan satu rumah rusak ringan pasca diterjang angin kencang, di...
MI/Supardji Rasban

Libur Maulid Nabi Pantai Alam Indah Tegal Dipadati Pengunjung

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 07:20 WIB
OBYEK Wisata Pantai Alam Indah di Tegal dipadati pengunjung saar liburan Maulid Nabi Muhammad SAW...
MI/Denny S

Jokowi Hari ini Dijadwalkan Resmikan Jembatan Sei Alalak

👤Denny S Ainan 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 06:55 WIB
PRESIDEN RI Joko Widodo dijadwalkan, Kamis (21/10) akan meresmikan jembatan lengkung Sungai Alalak,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya