PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat masuk sepuluh besar se-Indonesia dalam penghargaan keterbukaan informasi. Penilaian itu dilakukan atas 28 dari 34 provinsi yang berpartisipasi.
Ketua Komisi Informasi Pusat Abdulhamid Dipopramono mengumumkan pemeringkatan itu dalam acara Penghargaan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun 2015 di Istana Negara, Jakarta, kemarin. Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar terlihat hadir dalam acara itu.
Abdulhamid mengatakan kategori provinsi peringkat I diperoleh Aceh dengan nilai 94,111. Peringkat II Jawa Timur dengan nilai 88,639. Peringkat III Kalimantan Timur dengan nilai 81,188. Peringkat IV Nusa Tenggara Barat dengan nilai 80,417. Peringkat V Jawa Tengah dengan nilai 74,861 dan VI Jabar dengan nilai 72,994.
Sementara itu, peringkat VII diraih Kalimantan Barat dengan nilai 71,623. Peringkat VIII Banten dengan nilai 71,172. Peringkat IX Sumatra Selatan dengan nilai 70,397. Peringkat X Daerah Istimewa Yogyakarta dengan nilai 61,206.
Abdulhamid mengatakan, jika dirata-rata, keterbukaan informasi kategori badan publik pemprov mencapai 49,946. Dia menjelaskan skala nilai keterbukaan informasi 0 sampai dengan 100. Semakin besar nilai yang diperoleh, tingkat kepatuhan badan publik terhadap UU 14/2008 semakin tinggi.
Dia mengatakan tingkat keterbukaan informasi badan publik masih harus ditingkatkan. "Rata-rata nilai badan publik belum mencapai nilai setengah dari kewajiban badan publik sesuai dengan amanat UU.
"Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan program transparansi data pemerintahan dapat menjadi sebuah alat yang kuat dalam membantu pencegahan tindakan korupsi karena semua transaksi pembelanjaan dan pemasukan tercatat dan terbuka untuk publik.
Aher menyebutkan keterbukaan tersebut sangatlah penting karena dengan memberikan laporan keuangan kepada publik dapat menjaga akuntabilitas badan negara.
Di sisi lain, Kota Bandung, Jawa Barat, menyandang Kota Desain Dunia atau City of Design. Dengan demikian, kota yang berjuluk Kota Kembang itu dikukuhkan sebagai Kota Desain Dunia atau City of Design.
Penunjukan Kota Bandung tersebut disampaikan langsung Direktur Jenderal Unesco, Irina Bokova, sekaligus mengumumkan penunjukan 47 kota dari 33 negara lainnya sebagai anggota baru dari Uninesco di Creative Cities Network yang bermarkas di Unesco. (SB/EM/N-1)