TIM gabungan berhasil menemukan 12 jasad korban kecelakaan speedboat Indo Kapuas Express di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Kabid Humas Polda Kalimantan Barat AK Ariyanto menjelaskan speedboat Indo Kapuas Express yang terbalik setelah menabrak balok kayu pada Minggu (13/12) menyebabkan empat orang tewas di lokasi dan 10 orang hilang. Empat penumpang yang meninggal di lokasi ialah Siti Kamilia, 40, Nurimah, 50, Sahara, 40, dan Azwan, 7 bulan. Semua korban meninggal berasal dari Kecamatan Batu Ampar.
Peristiwa kecelakaan itu disebabkan speedboat terbalik setelah menabrak balok kayu. Saat itu speedboat sudah menempuh perjalanan selama 1 jam dari Desa Padang Tikar, Kecamatan Batuampar, menuju Desa Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya. Dari hasil pencarian pascakecelakaan, ditemukan empat korban tewas. Satu korban di antaranya teridentifikasi bernama Fateh, 5. Kemudian tim gabungan melakukan pencarian lagi dan berhasil menemukan empat korban lainnya pada Selasa (15/12). "Dari 10 orang yang hilang, masih dua korban yang belum ditemukan," kata Ariyanto, kemarin.
Dia menambahkan, dari jumlah data penumpang yang diterima polisi, terakhir kalinya tercatat ada 39 penumpang termasuk pengemudi speedboat. "Namun, fakta di lapangan, jumlah penumpang mencapai 53 orang karena ada beberapa penumpang yang tidak tercatat," tambahnya. Tim gabungan dari Polres Mempawah, Kodim, Polsek Rasau Jaya, BPBD, dan Basarnas membuat posko bersama di Pelabuhan Rasau, untuk mencari dua korban lainnya.
Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kapal nelayan KM Sumber Baru 51 asal Rembang, Jawa Tengah, tenggelam setelah diterjang gelombang tinggi di perairan Indramayu. Nakhoda dan anak buah kapal bisa diselamatkan. Kapal itu berlayar pada Minggu (13/12) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kapal tiba di perairan Brangbang atau sekitar 40 mil dari lurusan Truntum Kabupaten Indramayu, tiba-tiba cuaca buruk. "Ombak setinggi 2-3 meter pun datang dan menerjang kapal tersebut. Terjangan ombak membuat kapal bocor. Air laut akhirnya masuk ke kapal dan menenggelamkannya," kata Komandan Kapal VIII 1006 Ditpol Air Polda Jabar Brigadir Masnudin.