Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Harga Kebutuhan Pokok Naik Lagi

MI
15/12/2015 00:00
Harga Kebutuhan Pokok Naik Lagi
(MI/PANCA SYURKANI)
JELANG Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah barang kebutuhan pokok merambat naik. Di Kota Cirebon, Jawa Barat, misalnya, harga cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan beberapa jenis sayuran terus terkerek.

Harga bawang merah saat ini sudah mencapai Rp30 ribu per kilogram. "Padahal, Sabtu pekan lalu, harga bawang merah baru Rp25 ribu. Hanya selang sehari, harganya naik Rp5.000," papar Ilah, 35, pedagang di Pasar Pagi, kemarin.

Sekjen Dewan Bawang Nasional, Mudatsir, mengakui harga bawang merah tinggi karena belum ada petani yang panen. Petani baru akan panen sekitar dua pekan lagi. "Saat itu mungkin harga bawang merah bisa turun kembali."

Selain bawang, harga cabai merah dan cabai rawit naik menjadi Rp30 ribu per kilogram. Tiga hari sebelumnya, kedua komoditas itu dijual Rp20 ribu.

Harga sayuran yang juga naik harga ialah wortel, kentang, tomat, dan daun bawang. "Selain karena akhir tahun, harga sayuran mahal karena banyak yang busuk akibat hujan," papar Ilah.

Selain sayuran, harga telur naik dari Rp20 ribu menjadi Rp23 ribu per kilogram, dan daging ayam dari Rp30 ribu menjadi Rp33 ribu.

Harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Induk Kasih di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, juga mulai melonjak. Kenaikan diduga terjadi akibat persediaan di pedagang terbatas. Bahan kebutuhan pokok yang naik harga ialah daging ayam, bawang merah, bawang putih, wortel, kentang, telur, cabai rawit, dan labu.

Harga ayam melonjak tajam dari Rp16 ribu menjadi Rp27 ribu, bawang merah dari Rp15 ribu menjadi Rp20 ribu, dan bawang putih dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu.

"Bahan kebutuhan pokok sudah naik harga dari petani, tetapi ada juga yang harganya dinaikkan oleh pedagang," aku Marten, pedagang.

Selain itu, pasokan bawang dari sentra produksi di Pulau Rote mulai berkurang sehingga pedagang mendatangkan bawang dari daerah lain dengan harga yang lebih mahal. Ia memastikan harga kebutuhan pokok melonjak lagi jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, kenaikan mencolok terjadi pada harga telur ayam ras. "Saya terpaksa mengurangi pembelian dan menghemat konsumsi telur, dari 30 butir per 2 minggu menjadi hanya 20 butir," kata Ana, 27, warga.(UL/PO/JH/N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya