Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Sopir Diduga Mengantuk 11 Tewas di Tol Cipali

Nurul Hidayah
04/12/2015 00:00
Sopir Diduga Mengantuk 11 Tewas di Tol Cipali
Puluhan kendaraan melewati jalan tol Cipali.(ANTARA/Sigid Kurniawan)

KECELAKAAN maut kembali terjadi Tol Cikampek-Palimanan (Cipali). Sebanyak 11 orang tewas dan 8 lainnya luka berat dalam kecelakaan yang menimpa minibus jenis Elf bernomor polisi B 8378 QU, kemarin.

Kecelakaan maut terjadi diduga akibat pengemudi minibus yang melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon mengantuk kemudian terguling di Km 136,900 Tol Cipali.

Kapolres Indramayu AKB Wijonarko menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

"Saat itu, kendaraan bergerak dari Cikopo menuju Palimanan," kata Wijonarko.

Minibus jenis Elf itu membawa para pedagang sayur dari Bogor yang hendak pulang ke kampung halaman di Brebes.

Minibus yang dikemudikan oleh Abdul Ghofur, warga Desa Cibentang, Kecamatan Bantar Kawung, Kabupaten Brebes, itu diduga menabrak mobil yang ada di depannya.

Kecelakaan pun terjadi dan 11 orang tewas di lokasi kejadian. Selain itu, 8 orang lainnya mengalami luka parah. Sopir Elf dilaporkan hanya cedera ringan.

Pihaknya, kata Wijonarko, masih melakukan penyelidikan atas terjadinya kecelakaan.

"Karena dari pengecekan, ada bekas cat kendaraan lain di bagian depan minibus yang rusak parah itu," kata Wijonarko.

Saat ini, pihaknya pun masih mencari mobil yang diduga ditabrak oleh minibus.

Mobil yang dicari diduga jenis truk.

Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar bersama Satlantas Polres Indramayu pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kecelakaan minibus di Km 136,900 Tol Cipali.

Olah TKP dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Jabar Kombes Sugihardi.

Dalam penyelidikan itu, tim berusaha untuk menganalisis sejumlah faktor, di antaranya sistem pengereman, sistem kecepatan kendaraan, dan pengambilan gambar dari udara di lokasi kejadian.

Selain itu, tim memeriksa bagian-bagian kendaraan Elf yang rusak parah akibat menabrak truk tersebut.

Ditangani

Wakil Direktur Utama Lintas Marga Sedaya Arryanto Hudaya selaku pengelola ruas Tol Cikopo-Palimanan menjelaskan pascaterjadinya kecelakaan di ruas tol tersebut, petugas patroli dan rescue langsung diterjunkan untuk penanganan dan evakuasi korban ke rumah sakit rujukan.

"Kami sangat prihatin dan berduka atas terjadinya musibah kecelakaan di Km 136,900. Penyelidikan atas penyebab kecelakaan dilakukan oleh pihak kepolisian," ujarnya melalui pesan singkat, kemarin.

Menurutnya, kondisi jalan dan perambuan di lokasi kejadian berfungsi baik dan lengkap.

Tidak jauh dari lokasi kejadian terdapat pita penggaduh (rumble strips) untuk pengingat kecepatan, serta rest area (Km 130) untuk beristirahat.

"Kami senantiasa mengimbau pengguna jalan tol untuk mematuhi rambu dan batas kecepatan, agar selamat dalam perjalanan."

Kepala BPJT Herry Trisaputra Zuna mengatakan amat mungkin kecelakaan bukan akibat kondisi jalan.

"Kondisi jalan dalam kondisi layak. Di sekitar lokasi ada bekas rem dan mungkin karena sopirnya mengantuk. Tapi biarkan polisi yang selidiki."

Di masa depan, pemerintah bersama pengelola tol akan menambah poster-poster peringatan agar para pengguna jalan lebih berhati-hati.

"Kecelakaan bisa karena tiga hal, kondisi jalan, kondisi kendaraan, dan pengemudinya."

(Mus/RZ/X-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya