Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mewaspadai potensi fenomena El Nino 'Godzila'. Pasalnya, fenomena itu diprediksi merupakan kemarau ekstrem.
Kepala Bidang Perkebunan Dinas TPHP Cianjur, Asep Gani Suhendar, mengatakan berdasarkan BMKG, fenomena El Nino 'Godzila' bisa berpotensi memicu kekeringan yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Menghadapi potensi itu, Dinas TPHP memandang perlu melakukan berbagai langkah antisipatif.
"Termasuk meningkatkan sosialisasi kepada petani dan masyarakat menghadapi fenomena ini," kata Gani, Minggu (5/4).
Khusus pada sektor pertanian, kata Gani, upaya antisipasi harus dilakukan agar tak mengganggu produksi. Karena itu, para petani mulai didorong mempercepat masa tanam padi dan memilih varietas berumur pendek.
"Penanaman juga harus diprioritaskan di lahan-lahan yang dekat sumber air seperti sumur atau embung," tuturnya.
Dinas TPHP juga menggencarkan program gerakan pengendalian (Gerdal) di sejumlah kecamatan. Program tersebut menjadi sarana edukasi bagi petani menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem.
Pada pelaksanaannya, petani diberikan pemahaman mengenai pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), teknik budi daya hortikultura, hingga strategi menghadapi cuaca yang tidak menentu. Program ini melibatkan sinergi antara petani, pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT), serta penyuluh pertanian.
Gani menyebutkan, komoditas hortikultura seperti cabai dan berbagai jenis sayuran diperkirakan menjadi yang paling terdampak jika kekeringan berkepanjangan terjadi. Pasalnya, komoditas tersebut tingkat kebutuhan airnya yang tinggi dan stabil.
"Makanya, lahan yang masih memungkinkan untuk ditanami itu harus dekat dengan sumber air. Keberadaan sumber air harus dikelola dengan baik agar ketersediaannya tetap terjaga,” katanya.
Namun, sebut Gani, dia fenomena El Nino tidak sepenuhnya berdampak negatif. Di tengah ancaman kekeringan, terdapat peluang peningkatan produksi pada tanaman buah tahunan yang relatif lebih tahan terhadap kondisi kering.
"Ada beberapa komoditas yang tahan terhadap kemarau," pungkasnya. (H-2)
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan Indonesia dalam kondisi siap menghadapi potensi dampak El Nino, dengan dukungan stok pangan yang mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved