Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pendaki Belgia Dievakuasi dari Gunung Rinjani: Alami Cedera di Jalur Danau Segara Anak

Media Indonesia
05/4/2026 14:12
Pendaki Belgia Dievakuasi dari Gunung Rinjani: Alami Cedera di Jalur Danau Segara Anak
Tim gabungan saat melakukan evakuasi terhadap seorang pendaki yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Rinjani di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/4/2026).( ANTARA/HO-Balai TNGR NTB)

BALAI Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) memastikan evakuasi terhadap seorang pendaki warga negara asing (WNA) yang mengalami kecelakaan di jalur pendakian Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berhasil dilakukan pada Minggu (5/4).

Kepala Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGR NTB, Budi Soesmardi, menjelaskan bahwa korban berinisial JMVA (25), perempuan asal Belgia, mengalami insiden saat melintasi jalur turun menuju Danau Segara Anak via Sembalun pada Sabtu (4/4).

"Korban mengalami cedera pada pergelangan kaki yang mengakibatkan kesulitan berjalan. Dengan semangat gotong royong, korban berhasil dibawa ke shelter darurat di Pelawangan Sembalun untuk penanganan awal," ujar Budi di Mataram.

Begitu laporan diterima, tim gabungan yang terdiri dari petugas TNGR, pihak asuransi (EMHC), guide, hingga porter segera bergerak cepat melakukan koordinasi lapangan. Setelah mendapatkan penanganan pertama di Pelawangan, tim menembus jalur terjal untuk membawa korban turun ke bawah.

Korban akhirnya berhasil dievakuasi menuju Puskesmas Sembalun sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Mataram untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan yang lebih intensif.

"Korban telah diberikan pertolongan medis. Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang terlibat atas dedikasi serta respons cepatnya," tambahnya.

Imbauan Keselamatan Pendakian

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah jalur pendakian Gunung Rinjani resmi dibuka kembali pada 1 April 2026, pasca-penutupan rutin selama musim hujan (Januari–Maret).

Pihak TNGR mengingatkan para pendaki, baik lokal maupun mancanegara, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan memastikan kesiapan fisik serta perlengkapan sebelum memulai pendakian.

"Kejadian ini menjadi pengingat bagi semua untuk selalu mempersiapkan fisik dengan matang. Mari tetap bijak, saling peduli, dan menjaga ekosistem kawasan Gunung Rinjani saat menikmati keindahan alam," pungkas Budi.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik