Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Sumedang bersiap melakukan langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino atau kemarau panjang. BMKG memperkirakan daerah ini mengalamipuncak kekeringan pada Mei hingga Agustus.
Pemkab Sumedang menggelar rapat koordinsi untuk menggulirkan langkah mitigasi sejak dini agar dampak terhadap sektor pertanian dapat diminimalkan.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menekankan pentingnya strategi manajemen air sebagai langkah utama menghadapi potensi kekeringan.
Ia menginstruksikan agar seluruh pihak terkait memanfaatkan sisa musim hujan untuk menyimpan cadangan air.
“Mumpung ini masih musim hujan, harus banyak menyimpan air, contohnya di danau, embung, bendung, dan sebagainya. Dinas Pertanian, PUTR, dan BBWS harus mempersiapkan hal ini,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga meminta agar irigasi yang rusak segera diperbaiki serta bendung yang ada difungsikan secara optimal guna memastikan pasokan air tetap mengalir ke lahan pertanian.
Donny menekankan percepatan pelaksanaan pembangunan irigasi yang telah dianggarkan dalam APBD. “Irigasi yang sudah dianggarkan di APBD agar secepatnya dieksekusi. Dinas Pertanian juga harus memetakan jumlah mesin pompa air yang dimiliki serta memastikan ketersediaan BBM,” tuturnya.
Bupati menambahkan bahwa camat di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang diminta untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penguatan ketahanan pangan keluarga. Salah satunya melalui pengaktifan kembali program Teras Hejo.
“Program Teras Hejo agar dihidupkan kembali dari sekarang. Dengan menanam sayur-sayuran di depan rumah, dapat membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga,” tambahnya.
Melalui langkah-langkah tersebut, Pemda Sumedang berharap dampak El Niño terhadap sektor pertanian dapat ditekan, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved