Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Pacu Kuda Padang Pariaman 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Yose Hendra
29/3/2026 15:12
Pacu Kuda Padang Pariaman 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah membuka ajang Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 yang digelar di Lapangan Pacu Kuda Duku Banyak Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (28/3).(MI/Yose)

GUBERNUR Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah membuka ajang Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 yang digelar di Lapangan Pacu Kuda Duku Banyak Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (28/3). Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda unggulan daerah dalam mendorong pengembangan pariwisata sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) atas kolaborasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai pacu kuda tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“Kegiatan pacu kuda ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Sumatra Barat,” ujarnya dalam keterangan, Minggu (29/3/2026).

Menurut Mahyeldi, penyelenggaraan event olahraga berbasis budaya seperti pacu kuda berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menjadi daya tarik bagi para perantau untuk kembali ke kampung halaman.

“Momentum ini menjadi bagian penting dalam strategi kita mengembangkan pariwisata daerah melalui event-event olahraga yang mampu menarik perhatian masyarakat luas,” tambahnya.

Ia berharap kejuaraan pacu kuda dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan kebersamaan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin event ini tidak hanya sukses sebagai tontonan, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Gubernur juga mengapresiasi peran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam menghadirkan kegiatan yang mampu menarik partisipasi perantau dan pengunjung dari berbagai daerah.

“Banyak perantau yang pulang kampung dan ikut berkontribusi dalam kegiatan ini. Ini menjadi kekuatan besar dalam menggerakkan ekonomi dan pariwisata daerah,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pacu kuda sebagai agenda tahunan guna memperkuat sektor pariwisata sekaligus melestarikan budaya Minangkabau.

“Event ini akan terus kita dorong menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan sekaligus melestarikan budaya daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 28–29 Maret, dengan mempertandingkan berbagai kelas lomba. Selain perlombaan, kegiatan juga dimeriahkan hiburan masyarakat, termasuk penampilan artis Minang Fauzana serta kehadiran aktor nasional Jefri Nichol yang menambah daya tarik acara.

Menurutnya, pacu kuda tidak hanya menjadi olahraga tradisional, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, dan kesuksesan acara ini,” tandasnya. (YH/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya