Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Dua Kali Takbiran, Farhan Jaga Toleransi di Tengah Lebaran Muhammadiyah dan Nyepi

Naviandri
20/3/2026 15:51
Dua Kali Takbiran, Farhan Jaga Toleransi di Tengah Lebaran Muhammadiyah dan Nyepi
KELUARGA besar Muhammadiyah di Kota Bandung menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3).(Dok. Diskominfo Kota Bandung)

KELUARGA besar Muhammadiyah di Kota Bandung menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat (20/3). Pelaksanaan malam takbiran bagi warga Muhammadiyah berlangsung khidmat dan tertib.

“Untuk yang merayakan Idulfitri pada hari ini, kami mengucapkan selamat Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” tutur Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Farhan mengaku akan mengikuti takbiran dua kali. Semalam, ia ikut bertakbir bersama warga Muhammadiyah, dan malam ini kembali mengikuti takbiran menjelang Idulfitri versi pemerintah. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama. Pada saat yang sama, umat Hindu tengah menjalankan Hari Raya Nyepi, sehingga Pemerintah Kota Bandung mengimbau agar takbiran malam ini tidak dilakukan dengan pawai.

“Ini bagian dari Bhinneka Tunggal Ika. Kita menghormati saudara-saudara kita yang sedang menjalankan Nyepi. Jadi malam ini tidak ada pawai,” tuturnya.

Farhan memastikan, Pemkot Bandung bersama jajaran kewilayahan telah bersiaga untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah Idulfitri.

Wakil Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, Dikdik Dahlan, menyampaikan bahwa Salat Idulfitri akan digelar di berbagai titik di Kota Bandung. Tercatat ada sekitar 56 masjid yang menyelenggarakan Salat Id.

"Khusus untuk jemaah Masjid Mujahidin, Salat Id dilaksanakan di Lapangan Lodaya dengan imam dan khatib Hilman Latief, mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah," jelasnya.

Dikdik memprediksi jumlah jemaah membludak, terutama karena adanya perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri. Ia mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal.

“Kami sarankan jemaah sudah hadir sekitar pukul 05.30 WIB agar mendapatkan tempat. Insyaallah pukul 06.00 WIB sudah mulai berkumpul dan sekitar 06.15 WIB persiapan salat dimulai,” jelasnya.

Terkait kesiapan, Dikdik menyebut persiapan telah mencapai lebih dari 80 persen. Meski sempat terkendala hujan, kondisi kini membaik dan diharapkan seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar. Momentum ini menjadi cerminan toleransi dan kebersamaan di Kota Bandung, di tengah perbedaan waktu perayaan Idulfitri dan pelaksanaan Hari Raya Nyepi.

“Ini menjadi cerminan toleransi antara perayaan Idulfitri bagi umat Islam dan pelaksanaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu,” tuturnya. (AN/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik