Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Angkut Gas dan BBM Stok Lebaran, KM Citra Anugrah Terbakar, Dua ABK Meninggal Dunia

Lina Herlina
16/3/2026 22:27
Angkut Gas dan BBM Stok Lebaran, KM Citra Anugrah Terbakar, Dua ABK Meninggal Dunia
Ilustrasi(Dok Istimewa)

PERISTIWA nahas terjadi di Pelabuhan Rauf Rahman Benteng, Senin (16/3), ketika KM Citra Anugrah, kapal motor pengangkut barang, tiba-tiba meledak dan dilalap si jago merah. Dua anak buah kapal (ABK) tewas dalam insiden ini, sementara dua lainnya luka-luka.

Kapal milik H. Salam yang dinakhodai Aryadin, 40 itu diketahui sedang bersiap memindahkan posisi sandar di pelabuhan. Saat itulah percikan api diduga muncul dari ledakan tabung gas elpiji, memicu kebakaran hebat yang dengan cepat menghanguskan seluruh badan kapal.

Berdasarkan keterangan saksi dan petugas di lokasi, kronologi kejadian bermula ketika salah seorang ABK, Arif Jaya 40, menyalakan mesin menggunakan stater. 

Namun belum sempat kapal bergerak, ledakan keras terdengar dari dalam ruang muatan. Api langsung membesar dan menyelimuti kapal yang memuat ribuan paket barang campuran, termasuk sembako, bahan bakar minyak (solar dan pertalite), serta tabung gas elpiji 3 kg dan 12 kg.

Muatan tersebut rencananya akan dikirim ke Pulau Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dua korban meninggal dunia adalah sang nahkoda, Aryadin, warga Dusun Waekomba, Desa Bonerate, Kecamatan Pasimarannu, dan Arif Jaya ABK asal Dusun Barangka, Desa Majapahit, Kecamatan Pasimarannu. Keduanya diduga terjebak di dalam kapal saat api membesar.

Dua ABK lainnya berhasil selamat meski mengalami luka-luka. Iksan, 45, warga Dusun Waekomba, Desa Bonerate, harus dilarikan ke puskesmas terdekat karena mengalami patah tulang kaki akibat nekat melompat dari kapal yang terbakar. 

Sementara Irfan, 35, warga Dusun Tunggua, Desa Lamantu, Kecamatan Pasimarannu, hanya mengalami luka ringan.

Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, yang langsung turun ke lokasi bersama tim gabungan, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kebakaran.

"Berdasarkan temuan awal, ledakan diduga berasal dari tabung gas elpiji ukuran 12 kilogram yang ditemukan dalam kondisi terbelah. Kebocoran gas diduga memicu ledakan saat mesin kapal dinyalakan, sehingga timbul percikan api yang langsung membakar muatan lain yang mudah terbakar," jelas Kapolres di lokasi kejadian.

Ia menambahkan, situasi sempat mencekam karena kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi di area pelabuhan. 

Petugas gabungan dari Polres Selayar, TNI, dan instansi terkait berjibaku memadamkan api serta mengevakuasi korban. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam hingga api benar-benar padam.

Akibat kebakaran ini, KM Citra Anugrah hangus total. Ribuan paket sembako dan bahan bakar yang menjadi pasokan utama menjelang Lebaran di Kecamatan Pasimarannu ikut ludes. 

Pihak terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satpol PP, akan berkoordinasi untuk mengantisipasi potensi hambatan distribusi logistik ke wilayah kepulauan tersebut.

Sementara itu, dua jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kecamatan Pasimarannu. Keluarga menolak dilakukan autopsi, dan hal tersebut telah diterima oleh pihak kepolisian. Meski demikian, penyelidikan tetap dilanjutkan guna memastikan penyebab pasti peristiwa ini serta mengevaluasi standar keselamatan pengangkutan barang berbahaya di kapal.

"Kami akan menyelidiki lebih lanjut, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam prosedur pengangkutan barang berbahaya. Ini menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak terulang," tegas AKBP Didid Imawan.

Hingga berita ini diturunkan, area pelabuhan telah kembali normal, namun duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban dan komunitas pelayaran di Kepulauan Selayar. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik