Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Jalan Menteng, Gang Seroja, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatra Utara, mendadak gempar pada Selasa (10/3). Sesosok mayat wanita tanpa busana ditemukan di dalam sebuah boks kontainer plastik di pinggir sungai.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 13.00 WIB. Penemuan jasad tersebut bermula dari kecurigaan warga terhadap aktivitas dua orang pria yang membawa boks kontainer menggunakan jaket ojek online (ojol).
Seorang saksi mata, Bambang, menuturkan, awalnya warga tidak menaruh curiga dan mengira boks tersebut hanyalah sampah yang dibuang. "Awalnya warga melihat dua orang pria membawa boks dengan menggunakan seragam ojek online. Karena lokasinya di pinggir sungai, warga sempat mengira itu sampah dan berniat mengambil boksnya untuk keperluan rumah tangga," ujarnya, Selasa (10/3).
Namun, saat boks tersebut diperiksa, warga terkejut lantaran menemukan sesosok mayat di dalamnya. Senada dengan Bambang, saksi lain, Suardin, mengaku memberanikan diri membuka kontainer tersebut karena rasa penasaran.
"Banyak warga melihat ojol yang membawa ke sini. Pas saya buka, ternyata ada mayat di dalam karung goni. Saya lihat ada bercak darahnya juga," katanya.
Mayat tersebut berada dalam posisi telungkup di dalam kotak plastik. Saat ditemukan, korban yang belakangan diketahui berjenis kelamin perempuan tersebut berada dalam kondisi tanpa busana dan terbungkus karung goni plastik.
Temuan ini segera dilaporkan warga kepada Kepala Lingkungan (Kepling) setempat yang diteruskan ke pihak kepolisian. Tidak berselang lama, Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi awal.
Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Fajri Lubis mengonfirmasi temuan mayat dalam boks tersebut. Kendati demikian, polisi belum bisa memberi keterangan lebih rinci mengenai identitas korban maupun dugaan mutilasi. "Benar ada penemuan mayat perempuan dalam kontainer boks terbungkus goni," singkatnya.
Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sempat terkendala oleh kerumunan warga yang memadati lokasi kejadian. Petugas kepolisian pun meminta warga untuk memberi ruang agar penyelidikan dapat berjalan maksimal.
"Mundur dulu ya, Bapak, Ibu. Biar kami kerjakan dulu agar segera terungkap. Soalnya mayatnya tidak pakai busana," ucap seorang petugas Inafis di lokasi sembari menutup kembali boks tersebut untuk menjaga etika dan kepentingan penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian. Polisi juga tengah menelusuri dua pria berjaket ojol yang diduga sebagai pembuang kotak berisi mayat itu. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved