Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Mudik Lebaran 2026, Waspadai Titik Macet di Brebes

Suparji Rasban
27/2/2026 16:01
Mudik Lebaran 2026, Waspadai Titik Macet di Brebes
Caption: Suasana arus lalui lintas di jalur utama Pantura Brebes(Supardji Rasban/MI)

MENGHADAPI musim arus mudik Lebaran 2026, terdapat sejumlah titik rawan macet di Brebes yang diprediksi bakal menghambat laju arus lalu lintas.  Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang merupakan pintu masuk arus kendaraan dari ibukota dan daerah lain di Jawa Barat tujuan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Polres Brebes, Polda Jawa Tengah melalui Sat lantasnya telah memetakan sejumlah titik rawan macet, utamanya di jalan utama Pantura. Pemetaan itu menjadi dasar awal penyiapan Operasi Ketupat Candi (OKC) tahun ini.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq, menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Brebes untuk memetakan mana-mana titik rawan kemacetan. Pemetaan itu menjadi dasar awal penyiapan Operasi Ketupat Candi (OKC) tahun ini.

“Berdasarkan pemetaan tersebut, kepadatan di jalur pantura paling sering terjadi di kawasan Pasar Bulakamba, Kecamatan Bulakamba. Aktivitas pasar tradisional yang berada di tepi jalan kerap memicu antrean kendaraan, terutama pada pagi hari saat aktivitas jual beli sedang ramai,” ujar Ahmad Zainurrozak, Jumat (27/2)

Menurut Ahmad Zainurrozak, selain dengan Dinas Perhubungan, pihaknya  akan berkoordinasi dengan pengelola pasar, untuk titik titik rawan macet yang berada di jalan di depan pasar. “Kami juga akan berkoordinasi dengan pengelola pasar dan Satuan Polisi Pamong Praja,” terang Ahmad Ainurrozak.

Ahmad Zainurrozak menyebut tidak hanya di jalur pantura, kepadatan juga berpotensi terjadi di jalur selatan wilayah Brebes.

 “Kalau di jalur Pantura, titik rawan kemacetannya ada di Pasar Bulakamba, Pasar Induk dan Pasar Limbangan Kulon. Sedangkan untuk jalur selatan yang merupakan jalur alternatif, ada di Pasar Larangan, dan Pasar Linggapura, di Kecamatan Tonjong,” jelasnya.

Ahmad  Zainurrozaq menambahkan sebagai langkah antisipasi, pihaknya  akan menempatkan tim urai di sejumlah simpul rawan kemacetan. “Kami akan menempatkan tim urai untuk memperlancar arus lalu lintas,” paparnya. (H-4)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya