Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Ribuan Mahasiswa Aksi di Polda Jawa Tengah Tuntut Reformasi Polri

Akhmad Safuan
26/2/2026 23:52
Ribuan Mahasiswa Aksi di Polda Jawa Tengah Tuntut Reformasi Polri
Ribuan mahasiswa gelar aksi di depan Polda Jawa Tengah tuntutan reformasi Polri dan transparansi penanganan kasus yang melibatkan anggota kepolisian.(MI/Akhmad Safuan)

DI tengah guyuran hujan lebat, ribuan mahasiswa memadati jalan di depan Polda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (26/2) sore hingga petang. Mereka menuntut reformasi Polri secara menyeluruh dan transparansi penanganan kasus yang melibatkan anggota kepolisian.

Pemantau Media Indonesia, Kamis (26/2) hingga petang ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang mengenakan jas almamater berwarna hijau, biru, kuning, dan beragam warna lain tetap bertaha berdiri di bawah guyuran hujan deras untuk menyuarakan tuntutan reformasi Polri.

Turunnya kembali ribuan mahasiswa untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan tersebut dipicu dugaan penganiayaan oleh oknum polisi terhadap seorang pelajar hingga meninggal dunia di Maluku beberapa waktu lalu. Mereka menggelar sejumlah poster dan atribut yang digelar di badan jalan tentang reformasi Polri dan tuntutan transparansi penanganan kasus tersebut.

Berlanjut hingga Buka Puasa

Dampak aksi mahasiswa tersebut, arus lalu lintas di Jalan Pahlawan menuju arah Simpanglima ditutup sementara, namun jalur sebaliknya tetap dibuka hingga dilakukan pengalihan arus bagi kendaraan melintas untuk menghindari kemacetan, karena hingga jelang malam mereka tetap bertahan.

Bahkan ketika masuk waktu magrib dan seorang anggota polisi mengumandangkan azan di lokasi menggunakan pengeras suara, mahasiswa tetap bertahan menyuarakan aspirasi dan tuntutan. Meskipun demikian, sejumlah pejabat dan anggota kepolisian keluar dari Polda Jawa Tengah membagikan air minum kepada peserta aksi yang hendak berbuka puasa

"Tuntutan para mahasiswa bukan sekedar wacana. Pertama, pasti reformasi Polri. Kedua, yang belum ternotis adalah reformasi tim reformasi Polri," kata Septia Linasari dari Fakultas Kedokteran Unnes Semarang juga Presiden Mahasiswa BEM Unnes.

Selain itu, ungkap Septia Linasari, aksi ini juga menuntut transparansi dalam penanganan kasus-kasus yang menyeret aparat seperti kasus di Maluku. Demikian pula di Semarang ada kasus penembakan almarhum Gamma. Di Unnes ada Iko sampai sekarang tidak tahu seperti apa perkembangannya. (AS/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya