Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Tiba di Bandung, 12 Warga Jabar Korban TPPO Maumere Jalani Pemulihan

Naviandri
26/2/2026 14:41
Tiba di Bandung, 12 Warga Jabar Korban TPPO Maumere Jalani Pemulihan
Ilustrasi.(Freepik)

SEBANYAK 12 warga asal Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya tiba di Kota Bandung pada Rabu (25/2/2026) malam. Kepulangan para korban ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah mereka ditemukan dalam kondisi trauma di wilayah NTT.

Belasan korban tersebut rencananya akan tinggal di rumah aman Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jabar. Rombongan menempuh perjalanan udara dari Labuan Bajo menuju Jakarta, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan darat menuju Kota Bandung.

Setibanya di Bandung sekitar pukul 19.00 WIB, para korban disambut oleh Tim Hukum Jabar Istimewa. Mereka langsung diarahkan ke kantor UPTD PPA Jabar untuk beristirahat dan menjalani proses pendataan ulang oleh petugas terkait.

Pendampingan Psikologis dan Pemeriksaan Kesehatan

Ketua Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, menjelaskan bahwa para korban akan ditempatkan di rumah aman (safe house) untuk memulihkan kondisi psikologis mereka. Pemerintah provinsi menekankan bahwa perlindungan hukum dan kemanusiaan adalah prioritas utama dalam menangani kasus ini.

"Setibanya di Bandung malam ini, para korban akan didata oleh UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jabar serta diberi penjelasan terkait program yang akan diberikan oleh Pemprov Jabar. Pemerintah provinsi menekankan upaya pemulihan korban, termasuk dalam aspek hukum," ungkap Jutek.

Selain pemulihan mental, para korban juga dijadwalkan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di rumah sakit milik Pemprov Jabar. Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi fisik mereka, termasuk deteksi penyakit seperti HIV dan pemeriksaan kesehatan lain secara mendalam.

Baca Juga: Pemprov Jabar Perkuat Pengawasan untuk Cegah TPPO di Wilayah Perbatasan

Komitmen Pemprov Jabar Cegah Trauma Berulang

Jutek menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyiapkan program pembinaan dan pendampingan lanjutan. Hal ini bertujuan agar para korban memiliki kemandirian ekonomi dan tidak kembali pada pekerjaan sebelumnya di Maumere yang penuh risiko.

"Gubernur menegaskan fokus pemerintah adalah aspek kemanusiaan agar korban tidak mengalami trauma berulang, mengingat mereka merupakan korban tindak pidana perdagangan orang dan kekerasan seksual," tegasnya.

Mengenai durasi pendampingan, pihak berwenang akan menyesuaikan dengan kondisi mental masing-masing korban berdasarkan hasil asesmen tim psikolog. Saat ini, para korban dilaporkan masih mengalami trauma berat.

Sebelumnya, saat bertemu Gubernur di Maumere, para korban mendesak untuk segera dipulangkan ke Jawa Barat. Merespons hal tersebut, pemerintah memprioritaskan kepulangan mereka dengan menyewa pesawat Susi Air untuk mengevakuasi korban lebih cepat dari lokasi kejadian menuju titik keberangkatan utama. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya