Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Jadwal Magrib Kepri 26 Februari 2026 Resmi Dirilis, Kemenag Imbau Gunakan Rujukan Resmi

Hendri Kremer
26/2/2026 13:50
Jadwal Magrib Kepri 26 Februari 2026 Resmi Dirilis, Kemenag Imbau Gunakan Rujukan Resmi
Ilustrasi(MI/HENDRI KREMER)

DIREKTORAT Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indonesia resmi merilis jadwal imsakiah dan waktu salat untuk wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis, 26 Februari 2026 atau bertepatan dengan 8 Ramadhan 1447 Hijriah.

Jadwal tersebut berlaku untuk seluruh kabupaten dan kota di Kepri, meliputi Batam, Tanjungpinang, Karimun, Bintan, Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna, hingga pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Berdasarkan data resmi Bimas Islam Kemenag, untuk wilayah Batam waktu imsak tercatat pukul 04.49 WIB dan Subuh pukul 04.59 WIB. Perbedaan waktu antarwilayah di Kepri berkisar beberapa menit, menyesuaikan letak geografis masing-masing daerah.

Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri menyampaikan agar masyarakat menjadikan jadwal resmi ini sebagai pedoman utama selama Ramadhan.

“Kami mengimbau seluruh umat Islam di Kepulauan Riau untuk menggunakan jadwal imsakiah yang telah dirilis Bimas Islam Kementerian Agama sebagai rujukan resmi. Perbedaan waktu beberapa menit antarwilayah adalah hal yang wajar karena faktor koordinat geografis,” ujar Arman salah seorang petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri, Kamis (26/2).

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi jadwal ibadah di media sosial.

“Pastikan sumbernya jelas dan berasal dari kanal resmi Kementerian Agama. Ini penting agar tidak terjadi kekeliruan waktu imsak maupun berbuka puasa,” tambahnya.

Menurutnya, jadwal imsakiah tidak hanya membantu umat Islam dalam menentukan batas akhir sahur, tetapi juga menjadi panduan menyeluruh untuk waktu salat lima waktu, termasuk Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.

Di wilayah kepulauan seperti Natuna dan Anambas, yang memiliki karakteristik wilayah tersebar dan sebagian berada di perbatasan, keakuratan jadwal menjadi sangat penting. Banyak warga yang beraktivitas sejak dini hari, termasuk nelayan dan pekerja pelabuhan, sehingga membutuhkan kepastian waktu ibadah.

Kemenag Kepri berharap momentum Ramadhan 1447 Hijriah dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan mengacu pada jadwal resmi, umat Islam di Kepri diharapkan dapat menjalankan ibadah puasa dan salat secara tertib, tepat waktu, dan penuh kekhusyukan.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya