Headline

Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.

Sering Penuh hingga Penumpang Terlantar, Angkutan Feeder FD06 Joyoboyo-Lakarsantri Dievaluasi

Heri Susetyo
25/2/2026 10:18
Sering Penuh hingga Penumpang Terlantar, Angkutan Feeder FD06 Joyoboyo-Lakarsantri Dievaluasi
Penumpang mengantre saat menunggu layanan feeder WiraWiri rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) – Lakarsantri (FD06).(MI/Heri Susetyo)

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya akan mengevaluasi layanan feeder WiraWiri rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) – Lakarsantri (FD06). Langkah tersebut dilakukan setelah banyak munculnya keluhan pengguna yang kerap tertinggal armada akibat penuh, terutama pada jam sibuk.

Ketua Tim Perencanaan dan Pengembangan Angkutan Bidang Angkutan Dishub Surabaya Sekar Satya Mayang Sary mengatakan, pihaknya telah mengantongi data terkait kendala di lapangan. Menurut Sekar, rute yang menghubungkan pusat kota dengan Surabaya Selatan dan Surabaya Barat itu, tahun ini masuk dalam tahap kajian evaluasi lanjutan. Rute FD06 melewati kawasan KBS, Wiyung, Babatan, hingga Lakarsantri memang dikenal padat penumpang pelajar maupun pekerja. 

"Iya betul sudah termonitor perihal keluhan ini. Maka dari itu akan kami kaji," kata Sekar saat dikonfirmasi awak media, Selasa (24/2). 

Menurut Sekar, tingginya ketergantungan pelajar dan pekerja pada rute FD06 memang menjadi variabel utama dalam kajian Dishub Surabaya. Evaluasi mendalam dijelaskan Sekar akan menyasar tiga poin krusial. 

Pertama, analisis beban okupansi dengan mengukur volume penumpang harian secara riil. Kedua, optimalisasi pola headway, yaitu penyesuaian jarak antarunit agar distribusi penumpang merata. Ketiga, sinkronisasi ritase, yaitu pengaturan ulang jadwal keberangkatan untuk mengurai penumpukan di jam-jam krusial (peak hours).

Kondisi di lapangan untuk rute ini menunjukkan adanya paradoks, karena meski frekuensi antarkendaraan relatif rapat, namun penumpang sering mengalami waktu tunggu yang lama. Hal ini akibat unit armada yang tiba di halte antara, seperti kawasan Wiyung, sudah dalam kondisi penuh sesak.

Sejumlah warga yang biasa menggunakan armada ini, mengaku harus merogoh kocek lebih dalam. Lantaran mereka terpaksa beralih ke moda transportasi lain akibat gagal terangkut.

"Sering sekali nunggu di halte tapi unit penuh terus. Kadang sampai terlewati tiga hingga empat armada baru bisa masuk. Ujung-ujungnya terpaksa pakai ojek online agar tidak terlambat," ungkap Aziz, 40, salah satu pelanggan angkutan ini. 

Joko, 30, warga lainnya mengatakan pendapat senada. Dia sering menunggu lama, namun setelah FD06 yang ditunggu muncul, ternyata kondisinya sudah penuh. 

"Saya pernah nunggu di Wiyung, nunggu lama trus muncul FD06 tapi penuh, sampai empat kali terlewati karena penuh. Sebaiknya armada rute ini ditambah," kata Joko.

Layanan feeder FD06 merupakan urat nadi transportasi bagi warga, terutama di Wiyung dan Karang Pilang menuju pusat kota. Masyarakat kini mendesak hasil kajian tersebut segera diimplementasikan dalam bentuk solusi konkret. Baik itu melalui penambahan unit armada maupun pengaturan jadwal yang lebih efektif guna menjamin kepastian angkutan bagi warga. (HS/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya