Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
DETIK-detik kecelakaan kereta api yang menewaskan tiga remaja perempuan di jalur rel Batang–Pekalongan, tepatnya di wilayah Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terungkap. Dua korban diketahui meninggal dunia di tempat atau di sekitar lokasi kejadian, sedangkan satu korban lainnya terseret hingga ke wilayah Kota Pekalongan.
Ketiga korban diketahui masih bertetangga dekat, bahkan dua di antaranya merupakan sepupu. Mereka adalah Anggita Permadani, 16, seorang santri yang sedang libur pondok selama Ramadan, Adita Fadhiratul Jannah, 15, siswi kelas VIII MTs, serta Iswatik Sawita, 15. Dua korban tercatat sebagai pelajar MTs NU 2 Batang.
Warga sekitar rel kereta api, Siswanto, yang saat kejadian berada di lokasi dan ikut membantu proses evakuasi, mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa nahas terjadi, ketiga remaja tersebut menghabiskan waktu bersama dengan bermain dan berfoto-foto di sekitar rel kereta api yang lokasinya tidak jauh dari rumah mereka.
“Mereka main di rel, foto-foto, mungkin buat video. Lokasinya 200 meter dari Polsek Batang Kota tepatnya di dekat perlintasan rel kereta api menuju Stadion Sarengat,” ungkap Siswanto,, Sabtu (21/2) petang.
Menurut Siswanto, saat itu ketiga korban tengah merekam video kereta api yang melintas dari arah barat menuju timur di jalur rel bagian selatan. Diduga, fokus korban hanya tertuju pada kereta yang sedang direkam, sehingga tidak menyadari adanya kereta lain yang hampir bersamaan datang dari arah timur menuju barat di jalur rel bagian utara.
“Diduga mereka tidak dengar atau tidak sadar kalau ada kereta dari arah berlawanan. Mungkin dikira suara kereta yang sedang mereka videokan,” jelas Siswanto.
Dalam hitungan detik, kereta dari arah timur menghantam ketiganya. Dua korban meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan, sementara satu korban lainnya terseret lokomotif hingga keluar wilayah Batang.
“Satu korban terbawa sampai wilayah kota Pekalongan, masih kecantol di lokomotif. Jaraknya sekitar satu kilometer,” ucap Siswanto, yang juga membantu petugas mengevakuasi bagian tubuh korban yang tercecer di lokasi kejadian.
Korban yang terseret akhirnya dievakuasi di wilayah Kota Pekalongan sebelum akhirnya di bawa lagi ke kamar jenazah RSUD Kalisari Batang. Dua korban lainnya yang lebih dulu tiba di kamar jenazah RSUD Kalisari dilakukan pemulasaran jenazah.
Kemudian seluruh korban yang ada di rumah sakit Kalisari, Batang dilakukan proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut oleh petugas kepolisian sebelum diserahkan ke pihak keluarga. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved