Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Maestro Tari Ery Mefri Meninggal Dunia

Yose Hendra
12/2/2026 17:32
Maestro Tari Ery Mefri Meninggal Dunia
Seniman tari Minangkabau Ery Mefri meninggal dunia, Kamis (12/2/2026)(MI/Yose Hendra )

KABAR duka menyelimuti dunia seni Sumatra Barat dan Indonesia. Seniman Ery Mefri yang sudah mementaskan tari ke banyak negara ini meninggal dunia pada Rabu (11/2) siang.

Angga Mefri, istri almarhum, menuturkan bahwa dalam tiga hari terakhir kondisi kesehatan Ery memang menurun. Namun, keluarga tidak menyangka kepergiannya terjadi begitu cepat.

“Semalam sempat dibawa ke IGD sekitar pukul 22.00 WIB. Hasilnya keluar jam 23.00 WIB. Saturasi bagus, tensi bagus, hemoglobin juga bagus. Jadi kami pulang,” ujar Angga.

Ery diketahui memiliki riwayat diabetes dan dalam dua bulan terakhir baru terdeteksi mengalami gagal ginjal. Ia rutin menjalani cuci darah setiap Rabu dan Sabtu pagi. Hari kepergiannya merupakan sesi cuci darah ke-15.

“Tadi subuh seperti biasa beliau dibersihkan. Kami bertiga mendampingi saat cuci darah. Prosesnya lima jam. Tadi sempat makan dua suap, snack juga dua suap. Bahkan sempat divideokan,” kenangnya.

Cuci darah dimulai pukul 08.00 WIB. Namun sekitar setengah jam sebelum selesai, Ery meminta agar prosesnya dihentikan.

“Beliau minta selesai, minta dibuka. Setelah itu pulang seperti biasa. Di rumah sakit BMC beliau diangkat ke kursi,” tutur Angga.

Sekitar pukul 13.35 WIB, kondisi Ery menurun. Keluarga sempat memberikan respons dan pendampingan terakhir.

“Kalau lima jam penuh mungkin kami tidak sempat melepas beliau bersama-sama. Tapi Allah beri waktu, kami bisa melepas beliau sekeluarga,” ucapnya lirih.

Angga mengungkapkan, selama ini Ery tidak ingin kondisi kesehatannya dipublikasikan. Ia tak mau orang bersedih karena sakit yang dideritanya.

“Pesan beliau, sakit den ndak ingin urang marasoan. Tapi kebahagiaan den ingin urang lain marasoan. Beliau ingin yang disuarakan itu karya dan proses kreatifnya,” kata Angga.

Menurutnya, Ery juga tidak pernah rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Keluarga baru mengetahui kondisi gagal ginjal tersebut sekitar dua bulan terakhir.

Kepergian Ery meninggalkan keluarga besar: tiga istri, enam anak, dan 10 cucu. Meski duka mendalam menyelimuti, keluarga berkomitmen untuk melanjutkan warisan karya dan semangat kolaborasi yang telah dibangun almarhum.

“Insya Allah warisan beliau akan tetap kami jalankan. Setiap tanggal 3 kami akan tetap berkumpul,” ujar Angga.

Ery Mefri akan dimakamkan di Ladang Tari Nan Jombang, tempat yang menjadi saksi perjalanan panjangnya dalam merawat dan menghidupkan seni pertunjukan Minangkabau. (YH/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya