Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Peristiwa gempa bumi bermagnitudo M6,2 yang mengguncang Pacitan pada 6 Februari 2026 menjadi pengingat nyata bahwa aktivitas tektonik di selatan Pulau Jawa masih sangat aktif. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi mengategorikan gempa tersebut sebagai jenis gempa megathrust. Meskipun tidak memicu tsunami, karakteristik gempa ini memberikan data penting mengenai perilaku zona subduksi yang membentang di sepanjang pesisir selatan Jawa.
Secara teknis, megathrust adalah zona pertemuan dua lempeng tektonik di mana salah satu lempeng menunjam ke bawah lempeng lainnya (proses subduksi). Di selatan Jawa, Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. Gempa megathrust terjadi pada bidang kontak antar-lempeng tersebut. Ciri utamanya adalah mekanisme pergerakan naik (thrusting) yang mampu memindahkan volume air laut dalam jumlah besar jika terjadi pada magnitudo yang sangat kuat.
Catatan BMKG: Gempa Pacitan 2026 memiliki mekanisme thrusting dengan kedalaman dangkal (58 km). Beruntung, magnitudonya berada di angka M6,2 sehingga tidak memiliki energi cukup besar untuk memicu gelombang tsunami.
Kabupaten Pacitan secara geografis berhadapan langsung dengan zona subduksi aktif. Berdasarkan data BMKG, episenter gempa 2026 terletak 89 kilometer tenggara Kota Pacitan. Zona megathrust di selatan Jawa memiliki potensi akumulasi energi yang besar karena lempeng terus bergerak rata-rata 60-70 mm per tahun. Fenomena ini menjadikan wilayah pesisir selatan Jawa sebagai kawasan dengan risiko kegempaan tinggi secara permanen.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa guncangan yang dirasakan cukup luas ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. Berikut adalah beberapa fakta kunci terkait peristiwa tersebut:
Kesiapsiagaan adalah kunci utama dalam menghadapi ancaman bencana di zona megathrust. Masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan peringatan dini, tetapi juga memiliki kemampuan evakuasi mandiri.
| Komponen | Langkah Tindakan |
|---|---|
| 20 Detik | Jika gempa terasa kuat selama lebih dari 20 detik, segera evakuasi. |
| 20 Menit | Waktu rata-rata emas sebelum gelombang tsunami mencapai daratan. |
| 20 Meter | Cari tempat evakuasi dengan ketinggian minimal 20 meter di atas permukaan laut. |
Tidak selalu. Tsunami hanya terjadi jika gempa megathrust memiliki magnitudo besar (umumnya di atas M7,0) dan menyebabkan deformasi vertikal pada dasar laut yang signifikan.
Masyarakat wajib memantau kanal resmi BMKG melalui aplikasi InfoBMKG, akun media sosial terverifikasi, atau situs resmi bmkg.go.id untuk menghindari disinformasi.
Ya, gempa susulan adalah fenomena wajar untuk mencari keseimbangan baru lempeng. Namun, biasanya magnitudonya akan terus mengecil seiring berjalannya waktu.
Gempa Pacitan Februari 2026 adalah pengingat bahwa zona megathrust selatan Jawa adalah realitas geologis yang harus kita hadapi dengan kesiapsiagaan, bukan ketakutan. Dengan memahami mekanisme gempa dan memiliki rencana mitigasi yang matang, dampak risiko bencana dapat diminimalisir secara signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved