Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA melakukan aksi penyelamatan secara gotong royong oleh warga menyita perhatian di pesisir Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (2/2).
Warga berhasil mengevakuasi dan mengembalikan seekor lumba-lumba yang terdampar di pantai Kampung Kuri Caddi kembali ke laut lepas. "Benar, tadi pagi kami menerima laporan warga tentang adanya hewan laut terdampar. Setelah pengecekan, ternyata seekor lumba-lumba dalam kondisi masih hidup," konfirmasi Kapolsek Lau, Kabupaten Maros, IPTU Syamsir, Selasa (2/2).
Menyadari keadaan genting dimana hewan tersebut berisiko mati jika terlalu lama di darat, warga yang dipimpin oleh pemuda setempat segera bertindak. Dengan penuh kehati-hatian, mereka bekerja sama mengangkat dan mengarahkan lumba-lumba tersebut menuju ke perairan yang lebih dalam.
"Warga langsung bergerak cepat mengevakuasi dan membawanya kembali ke laut agar tidak mati. Ini aksi spontan yang patut diapresiasi, menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam," tambah Syamsir.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti lumba-lumba itu terdampar masih belum diketahui. Beberapa kemungkinan yang biasa menyebabkan mamalia laut terdampar antara lain sakit, disorientasi akibat gangguan sonar, atau mengikuti mangsa hingga ke perairan dangkal. "Kami apresiasi inisiatif warga. Situasi kini sudah aman dan normal. Yang penting lumba-lumba itu sudah kembali ke laut," tutup Syamsir.
Ia pun menyebutkan, peran serta masyarakat dalam upaya konservasi satwa laut sangat penting. Respon cepat warga Nisombalia tidak hanya menyelamatkan satu nyawa hewan, tetapi sebagai mencerminkan hubunga antara manusia dan alam yang perlu terus dijaga. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved