Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Jembatan Mahulu Berulang Kali Ditabrak, Pemerintah Waspadai Gangguan Distribusi Barang

Yovanda Izabella
02/2/2026 09:01
Jembatan Mahulu Berulang Kali Ditabrak, Pemerintah Waspadai Gangguan Distribusi Barang
Sebuah tongkang menabrak Jembatan Mahulu di Samarinda beberapa waktu lalu.(MI/Yovanda Isabella)

RENTETAN insiden kapal tongkang bermuatan batu bara yang kembali menabrak Jembatan Mahulu di Samarinda, memicu kekhawatiran serius terhadap keamanan jalur distribusi di Kalimantan Timur. Dalam waktu kurang dari sebulan, benturan serupa tercatat terjadi hingga tiga kali, sehingga berpotensi mengganggu mobilitas barang dan orang.

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Timur, Yusliando, menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele, terlebih menjelang periode peningkatan aktivitas ekonomi pada Ramadan dan Idulfitri. Menurutnya, Jembatan Mahulu memiliki peran strategis sebagai penghubung utama distribusi logistik menuju Samarinda dan sejumlah wilayah pedalaman.

“Ketika memasuki Ramadan dan Lebaran, pergerakan barang biasanya meningkat tajam. Jika infrastruktur terganggu, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat,” ujar Yusliando.

Untuk mengantisipasi risiko lanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menerapkan pembatasan operasional kendaraan berat yang melintas di atas jembatan. Bersamaan dengan itu, tim teknis dari Dinas PUPR melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik jembatan guna memastikan tidak terjadi penurunan fungsi struktural.

Pengawasan juga diperketat di jalur perairan Sungai Mahakam. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda terus mengendalikan lalu lintas kapal, khususnya tongkang bermuatan besar, agar aktivitas pelayaran tidak kembali membahayakan infrastruktur vital tersebut.

Yusliando menekankan, upaya pengamanan ini dilakukan untuk menjaga stabilitas distribusi logistik dan keselamatan pengguna, sehingga kebutuhan masyarakat dapat tetap terpenuhi secara aman dan lancar pada momentum hari besar keagamaan. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya