Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Tebing 5 Meter Longsor di Sukawening Garut, Puluhan Rumah Tertimpa Pohon

Kristiadi
25/1/2026 16:08
Tebing 5 Meter Longsor di Sukawening Garut, Puluhan Rumah Tertimpa Pohon
Tim gabungan melakukan pembersihan material longsor yang menutup irigasi di Sukawening dan memangkas pohon tumbang yang menimpa rumah warga guna mengantisipasi bencana susulan.(Dok. BPBD Garut)

HUJAN deras dengan intensitas tinggi memicu longsornya tebing setinggi 5 meter yang menimbun saluran irigasi di Desa Maripari dan Desa Kertajaya, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Minggu (25/1). Meski tidak ada korban jiwa, tumpukan material longsor tersebut mengancam terjadinya banjir bandang jika tidak segera ditangani.

Kapolsek Sukawening Polres Garut, Ajun Komisaris Budiman Suhardiana, menjelaskan material longsor menutup saluran irigasi persawahan sepanjang 12 meter."

"Kami mendapat laporan dari masyarakat adanya material longsor menimbun aliran irigasi persawahan, dan petugas gabungan TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Damkar, Desa, Camat, dan masyarakat bergerak hingga membersihkan material longsor. Karena, jika tidak dibersihkan, berpotensi banjir dan dampaknya kepada masyarakat," katanya, Minggu (25/1/2026).

Kepala BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh, menambahkan bahwa cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang memang melanda sejumlah titik di Garut dalam beberapa hari terakhir. Fokus utama saat ini adalah memastikan aliran irigasi di Sukawening kembali normal.

"Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Satpol PP, Camat, Desa dibantu warga tengah melakukan evakuasi material longsor. Karena, jika tidak dibersihkan, bisa menyebabkan banjir dan dampaknya akan meluas kepada masyarakat, lantaran hujan masih terus terjadi hingga akhir Februari," katanya.

Selain longsor, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kampung Cilogawa (Desa Mulyajaya), Kampung Padaawas (Desa Kadongdong), dan Kampung Banjarwangi (Desa Banjarwangi). Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan sedang pada bagian atap.

Di lokasi lain, pohon tumbang juga menutup akses jalan menuju Pesantren Jawiyah di Kampung Kalikingemped, Desa Samarang.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, banjir, pohon tumbang, hingga pergerakan tanah. BPBD bersiaga 24 jam dan terus berkoordinasi dengan TNI-Polri, serta pemerintah daerah, untuk menghadapi dampak cuaca ekstrem ini," pungkasnya. (AD/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya